Meski Baru, Toko AmP Mampu Penuhi Hasrat Pendengar Musik di Kota Jayapura

Share it:
Toko AmP saat dikunjungi sejumlah warga pencinta musik di Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com 
Walau baru 22 hari sejak 17 Desember 2016 resmi dibuka, Toko Angel Music Production (AmP) milik Yosias Rupikora tidak pernah sepi pengunjung.

Toko yang menjajakan kepingan CD berbagai jenis musik milik pemuda asal Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku dan beralamat di kawasan kafe PTC Entrop ini telah mampu memenuhi
Yosias mengisahkan awal mula dirinya dan sang istri Julia, mulai merintis usaha toko musik miliknya.

"Karena saya dan istri hanya menghabiskan waktu di rumah, dan menurut saya itu tidak bermanfaat sama sekali maka kami sepakat untuk mencoba menggeluti usaha dengan menjual CD lagu," kisahnya saat di temui Dharapos.com di toko kaset miliknya, Sabtu (7/1).

Pria yang sering disapa Yosi ini mengaku untuk memulai usaha tersebut, ia mengawalinya dengan modal sebesar Rp 30 juta dengan memutuskan mengontrak salah satu los yang berada di kawasan kafe PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan.

"Puji Tuhan, sejak toko ini di buka, sudah 500 keping CD yang laku terjual. Dan dalam sehari bisa laku 30 hingga 40 keping CD," urainya.

Yosi mengakui, kepingan CD musik yang dijajakan pada toko miliknya, mayoritas lagu-lagu pop slow asal Maluku dan Papua yang banyak digandrungi masyarakat.

"Berawal dari album milik saya sendiri yang di pasarkan ke toko kaset lain tapi hasil jualan tidak begitu maksimal dan perputaran uang sangat lambat. Lalu kami putuskan untuk mengontrak 1 Los di kawasan kafe PTC Entrop dengan biaya sewa selama 1 tahun sebesar Rp 30 juta," akuinya.

Pemilik Toko AmP, Yosias Rupikora
Untuk menjaga toko, keduanya bergantian pagi dan sore saat toko mulai buka sejak pukul 10.00 hingga pukul 21.30 WIT.

Pantauan Dharapos.com, Toko AmP hampir tidak pernah sepi dari penggemar lagu-lagu pop yang dibawakan penyanyi asal Maluku, Papua hingga kidung pop rohani.

Tak ketinggalan, lagu-lagu sekuler umum, barat, Indonesia hingga lagu daerah Batak, Menado,  Maluku dan Papua.

"Salah satu album yang cukup populer di masyarakat Papua yaitu Gadis Papua," beber pria yang juga dikenal sebagai sosok yang ramah dan familiar dengan semua orang.

Yosi berharap usaha ini akan terus mencuat dengan tawaran harga kaset yang tidak terlalu mahal dimana satu keping CD dijual dengan harga Rp 40 ribu.

Walau sehari-harinya berprofesi sebagai penyanyi di Kota Jayapura, Yosi mengaku sering kali merasa jenuh berada di rumah jika tidak ada job untuk bernyanyi.

Namun dari kondisi itulah, menjadi alasan bagi dirinya untuk mencari peluang baru.

Dan ternyata hanya dengan modal awal Rp 50 juta, Yosi dan Julia akhirnya bisa mandiri dalam menggeluti bisnis di bidang musik.

Yosi mengaku walau baru namun toko miliknya tidak pernah sepi pengunjung, bahkan hingga konsumen dari luar kota Jayapura seperti Kabupaten Sarmi juga bisa meluangkan waktu hanya untuk membeli kepingan CD favorit mereka.

Tak hanya itu saja, Toko AmP juga mendapat kepercayaan dari DL Record Manado untuk menjual album-album mereka.

Kemudian juga membangun kerja sama dengan PT. Pelita Utama Jakarta milik Frangky Pasaribu, untuk menjual album-album dan juga salah satu distributor VCD di Kota Ambon.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga