Penjabat Berharap Jaringan Internet di Kota Jayapura Segera Pulih

Share it:
Daniel Pahabol, S.Pd, MM
Jayapura, Dharapos.com 
Masih belum normalnya  jaringan Telkomsel di Kota Jayapura telah mendorong sejumlah kalangan angkat bicara.

Setelah pekan kemarin Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Jayapura yang mendesak pihak
Telkomsel untuk bertanggung jawab terkait kondisi tersebut, kini giliran desakan datang dari orang nomor satu di ibu kota Provinsi Papua.

"Karena kami semua bergantung pada fasilitas dari Telkomsel sehingga dengan adanya masalah ini maka tentu semua kalangan tidak bisa  mengakses informasi yang terjadi di mana-mana, akibat tidak menentunya jaringan,"  ungkap Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd, MM, Selasa (17/1).

Untuk itu, Pemerintah Kota Jayapura mengharapkan agar persoalan tentang adanya gangguan pada jaringan akibat terputusnya kabel optik dapat segera diselesaikan.

Intinya agar bagaimana caranya Telkomsel segera mengoptimalkan kembali jaringan yang ada hingga bisa kembali normal karena kebutuhan akan akses informasi dari luar itu sangat penting.

"Dengan adanya gangguan jaringan ini membuat segala sesuatunya menjadi sangat susah karena semuanya sudah serba internetan. Sehingga untuk mengakses hal-hal penting baik itu masyarakat maupun pemerintah bahkan anak sekolah itu menjadi sangat sulit," akuinya.

Untuk itu, Pemkot kembali mendesak pihak Telkomsel untuk bertanggung jawab dengan membenahi jaringan yang ada.

Di samping itu, pihak Telkomsel harus memberikan penjelasan kepada masyarakat agar mereka tahu yang sebenar apa yang menjadi penyebab terjadinya gangguan ini maupun berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses perbaikan.

Pemkot, lanjut Penjabat, terutama pada kantor-kantor yang berkaitan dengan pelayanan publik seperti melayani setoran pajak baik hotel, restoran atau perusahaan lainnya maupun transaksi keuangan lainnya sangat bergantung pada jaringan internet.

"Sehingga dengan gangguan jaringan Telkomsel maka tentu akan mengganggu semua kepentingan pelayanan kepada masyarakat di Kota Jayapura," sambungnya.

Olehnya itu, Penjabat mendesak pihak Telkomsel atau yang menangani masalah jaringan untuk bagaimana mengupayakan jalan keluarnya.

"Saya harap Telkomsel tidak tinggal diam atas persoalan ini dan bagaimana caranya agar bisa mengoptimalkan kembali fasilitas internet," tukasnya.

Sementara itu, PT. Telkom selaku penyedia infrastruktur bagi sejumlah anak perusahaan termasuk salah satunya, PT. Telkomsel memastikan perbaikan jaringan yang akan segera dilakukan.

"Besok, kapal khusus milik PT Telkom akan tiba di perairan Jayapura yang berbatasan dengan Sarmi untuk mulai melakukan perbaikan pada jaringan kabel optik yang berada di kedalaman 1500 meter di bawah permukaan laut," ungkap GM. Telkom Papua, Lonely Baringan yang dikonfirmasi Dharapos.com via telepon selulernya, Selasa (17/1).

Waktu perbaikan ditargetkan selama satu minggu, mulai 18 - 27 Januari 2017.

"Dibutuhkan waktu satu minggu, karena harus dilakukan pengangkatan kabel seberat 5 ton menggunakan robot untuk diangkat ke kapal guna dilakukan penyambungan. Dan kabel optik ini berbeda dengan kabel biasa sehingga dibutuhkan keahlian khusus," urainya.

Perbaikan ini, diakuinya, selain membutuhkan peralatan khusus termasuk juga tenaga ahli yang khusus didatangkan dari Negara Jepang untuk mengatasi persoalan ini.

Terkait penyebab kerusakan pada kabel optik tersebut, Lonely menegaskan bahwa faktor alam menjadi satu-satunya penyebab masalah ini.

"Ini karena gempa yang terjadi di Papua Nugini beberapa waktu lalu dan itu berdampak sampai ke perairan Jayapura. Sehingga terjadi pergeseran di bawah laut yang mengakibatkan kabel tersebut ditimpa batu karena terletak di bawah kemiringan hingga 60 derajat di dasar laut," bebernya.

Pria yang baru menjabat sejak September lalu juga memastikan bahwa aksi vandalisme atau faktor lain bukan sebagai penyebab kerusakan ini.

Olehnya itu, pada kesempatan tersebut, ia meminta masyarakat khususnya pelanggan Telkomsel di Kota Jayapura untuk bersabar sedikit waktu dan mempercayakan penanganannya kepada para teknisi yang telah disiapkan pihak PT Telkom.

"Kita targetkan satu minggu semua akan normal kembali," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga