Penjabat Wali Kota Resmikan Sejumlah Proyek TA 2016

Share it:
Penjabat yang didampingi  Sekda Kota melakukan pengguntingan pita menandai peresmian sejumlah proyek di PU Kota Jayapura yang bersumber dari dana DAK, DAU dan Dana Otsus
Jayapura, Dharapos.com 
Kegiatan pembangunan proyek fisik Pemerintah Kota, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Jayapura tahun anggaran 2016, yang bersumber dari dana DAK, DAU dan Otsus akhirnya diresmikan Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd, MM, Kamis (19/1).

Peresmian proyek senilai sebesar Rp 137.866.914.929,- ini dipusatkan di jembatan Kali Anafre sekaligus peresmian jembatan yang ditandai dengan penandatanganan berita acara.

Pelaksanaan pembangunan jembatan sebagaimana laporan Kepala Dinas PU Kota Jayapura, Nofdi J. Rampi, S.Sos, MM diantaranya jembatan kali Anafre yang dibangun secara permanen dengan konstruksi beton.

Dirincikan, jembatan tersebut memiliki panjang 15 meter dan lebar 16 meter dengan nilai kontrak Rp 2.326.983.000,-

Selain itu, pembangunan dan peningkatan jalan43.477,20 M' (43,477 Km), pengecoran jalan 8.786,75 M' (8,786 Km), pengukuran jalan 3,596 M' (3,596 Km), dan pembangunan 3 unit  jembatan  (42 KM).

Kemudian, pembangunan Box Culver konstruksi beton 1 unit dengan ukuran panjang 10,7 M dan lebar 3 M, pembangunan perlengkapan jalan, talud pengaman jalan 462,10 M', bronjong pengaman jalan 10 meter dan saluran pengaman jalan 1.763.,94 M.

Penyerahan rumah yang diserahkan langsung oleh Penjabat kepada salah satu penerima manfaat
Selanjutnya, pembangunan/peningkatan sarana dan prasarana umum dan aparatur terdiri dari pembangunan kantor UPTD Capil Koya Barat 1 unit, pemeliharaankantor BPPTSP 1 paket, serta pembangunan dan pengembangan kantor Wali Kota tahap I.

Pembangunan kantor DPRD Kota Jayapura tahap III, pembangunan dan rehabilitasi asrama Port Numbay Salatiga tahap III, pengadaan meubiler, pembangunan panggung Metu Debi serta rehabilitasi GOR Waringin.

Lebih lanjut, jelas Nofdi, dalam laporan atas kegiatan pembangunan dirincikan pula pembangunan jalan lingkungan 1.409.70 M' (1,409 Km), pembangunan talud terdiri dari talud pemukiman 2,142.39 M'(2,142 Km), talud pengaman pantai dan sungai sepanjang 150 meter.

Pembangunan saluran drainase 4.645.90 (4,645 Km), pembangunan rumah layak huni 54 unit, pembangunan jaringan distribusiair minum 23.542 M' (23.542 Km) dan sambungan rumah 919 SR/unit.

Pembangunan sarana dan prasaranalimbah (MCK) sebanyak 8 unit, toilet umum 6 unit dan sambungan rumah air limbah 43 unit.

Termasuk, pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi di Koya Barat dan Koya Timur 717 M' (0.717 KM)

Penjabat Walikota dalam sambutannya mengatakan, pembangunan sarana dan prasarana fisik baik jalan dan jembatan, merupakan salah satu infrastruktur perkotaan yang semestinya harus ada, guna menunjang kelancaran dan akselerasi pelaksanaan roda pembangunan, pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Penjabat bersama Sekda  dan Kadis PU Kota saat melakukan peninjauan 
Pembangunan jalan dan jembatan serta sarana fisik lainnya dinilai sangat penting dalam mendukung pergerakan sektor perekonomian, sosial, budaya dan lingkungan perkotaan.

Diakuinya pula, pembangunan jembatan Kali Anafri dan beberapa sarana fisik lainnya memakan biaya yang cukup besar, yang tidak hanya di Kota Jayapura saja tapi juga di luar Provinsi Papua.

"Semua pembangunan sarana dan prasarana fisik merupakan aset pemerintah dan masyarakat kota
Jayapura. Sehingga harus dijaga kelangsungannya, di rawat dan dikelola secara bersama," cetusnya.

Dengan demikian, diharapkan dapat membantu atau memudahkan hingga mengakses pergerakan aktifitas masyarakat sehari-hari sebagai penerima manfaat.

Pada kesempatan tersebut, Penjabat turut menyerahkan rumah ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan kunci rumah kepada dua perwakilan.

Program Pemkot ke depan akan lebih melihat kepada kebutuhan utama masyarakat seperti masyarakat yang terimbas bencana alam.

Penjabat turut menyampaikan ucapan terimah kasih atas perbaikan dan rehab jalan yang sudah selesai.

Sementara bagian sisa yang belum selesaikan akan tetap di benahi sesuai dengan anggaran yang ada.

Pemkot, sambung dia, dalam tahun 2017 ini akan tetap melakukan program -program yang belum di lakukan di tahun 2016.

"Memang  permintaan masyarakat tentu tidak semua yang akan di jawab oleh pemerintah kota karena keterbatasan anggaran," tandasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga