Peredaran Ganja di Perbatasan RI - PNG Masih Marak

Share it:
2 orang personel Satgas Mekanis 516/CY saat memastikan tanaman ganja yang baru saja ditemukan 
Keerom, Dharapos.com
Peredaran narkoba di wilayah perbatasan RI - PNG hingga saat ini masih marak.

Pernyataan tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Mekanis 516/CY usai jajaranya kembali berhasil menemukan belasan tanaman ganja di sebuah kebun yang berada di kawasan Kalibom, Sabtu (28/1).

"Peredaran narkoba di tengah-tengah masyarakat khususnya di wilayah perbatasan hingga saat ini masih marak," bebernya.

Hal ini, diakui Dansatgas, masih menjadi persoalan bahkan dikuatirkan dapat mengganggu stabilitas keamanan wilayah.

"Untuk itu kami tetap berkomitmen untuk berantas habis peredaran narkoba," tegasnya.

Salah satunya dengan memusnahkan ladang-ladang ganja yang berhasil temukan jajarannya serta berupaya menggali informasi tentang oknum-oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab yang telah menanam ganja tersebut.

"Mari kita saling bergandengan tangan, berantas habis narkoba, untuk menciptakan  situasi yang aman, damai serta kondusif  di Papua, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar di beberapa Kabupaten/Kota di Papua," ajak Dansatgas.

Sebelumnya, personel TNI yang ditugaskan di wilayah perbatasan RI - PNG kembali menemukan ladang ganja.

Penemuan ladang ganja oleh Satgas Yonif Mekanis 516/CY yang berada di kawasan Kampung Kalibom, berawal saat personel Satgas Yonif Mekanis 516/CY dari Pos 4/A Kalibom dipimpin langsung Danpos 4/A Letda Inf Nugraha Khofa sedang melaksanakan patroli keamanan di wilayah yang merupakan sektor tanggung jawab Pos 4/A Kalibom, Sabtu (28/1).

Danpos mengakui ladang ganja yang berhasil ditemukan pihaknya berada di wilayah yang menjadi sektor tanggung jawab Pos  4/A Kalibom.

"Awalnya ketika kami melaksanakan patroli keamanan. Dalam perjalanan kembali ke pos setelah sekitar 4 jam perjalanan, anggota patroli yang berada di depan, yaitu Praka Agus dan Praka Sahrul memberikan tanda untuk menghentikan perjalanan," urainya.

Pasalnya, saat itu mereka melihat tanaman yang diduga ganja di sekitar tanaman jagung.

"Setelah diyakinkan bahwa tanaman tersebut adalah tanaman ganja, saya perintahkan kepada anggota patroli untuk melakukan penyisiran  dan pencabutan serta laksanakan pencarian terhadap orang yang diduga pemilik ladang ganja tersebut," beber Danpos.

Namun setelah dilaksanakan pencarian di sekitar lokasi dimaksud, pemilik ladang ganja tersebut tidak ditemukan.

"Hasil penyisiran dan pencabutan tanaman ganja yang kami peroleh berjumlah 19 pohon dengan tinggi sekitar 1 meter. Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan kembali ke pos dengan membawa barang bukti tanaman ganja," lanjutnya.

Sesampainya di pos, Danpos langsung melaporkan temuan ladang ganja kepada Danki A Satgas Yonif Mekanis 516/CY Lettu Inf Hari Sutanto, SH.

Untuk selanjutnya dilaporkan kepada Dansatgas Yonif Mekanis 516/CY beserta barang bukti 19 batang tanaman ganja.

Selanjutnya temuan ini dilaporkan Dansatgas Yonif Mekanis 516/CY Letkol Inf Lukman Hakim, S.Si kepada Dankolakopsrem 172/PWY, sementara barang bukti 19 batang tanaman ganja diamankan di Pos Kotis Satgas Yonif Mekanis 516/CY.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Papua

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga