Tampung Aspirasi Pedagang Eks Pasar Entrop, Komisi C DPRD Kota Siap Tindaklanjut

Share it:
Gedung DPRD Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com
Puluhan pedagang Pasar Entrop, Jumat (13/1) mendatangi kantor DPRD kota Jayapura.

Kedatangan para pedagang tersebut guna  menyampaikan keluhan mereka kepada Komisi C DPRD setempat terkait penempatan los dan  tarif yang di tentukan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Jayapura.

Demikian pernyataan salah satu anggota  Komisi C DPRD Kota Jayapura yang juga ketua Fraksi PDI-Perjuangan, Jhon Y. Betaubun, SH, MH saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/1).

Dijelaskannya, Komisi C DPRD Kota telah mendengar semua aspirasi yang di sampaikan para pedagang dan menindaklanjuti itu, Komisi C menjadwalkan pada Senin (16/1) akan melakukan sharing dengan Disperindagkop.

"Tujuannya adalah guna meminta klarifikasi terkait aspirasi yang disampaikan para pedagang kepada DPRD kota Jayapura," jelas Betaubun.

Lebih lanjut diuraikannya, ada pedagang yang sudah cukup lama berjualan di eks Pasar Entrop namun mereka tidak terdaftar untuk menempati kios yang baru di bangun Pemerintah kota Jayapura.

"Juga mereka mengeluh tentang biaya per kios sehingga Komisi C perlu melakukan kroscek dengan Dinas Perindagkop Kota Jayapura apakah benar tarif per kios yang dikeluhkan oleh pedagang ini benar atau tidak karena harga setiap kios tersebut berbeda-beda sesuai dengan ukuran yang ada," urai Betaubun.

Dirincikan, tarif kontrak kios bervariasi diantaranya ada yang ditawarkan seharga Rp 10 juta namun ada juga yang harganya lebih dari itu dan berlaku setiap tahun.

Komisi C, lanjut Betaubun, juga akan mencari solusi agar para pedagang tersebut tidak terbeban dengan biaya kios yang telah ditetapkan oleh pihak dinas.

Pihaknya juga akan mempertanyakan soal pedagang yang tidak pernah berjualan di eks Pasar Entrop namun mereka telah terdaftar untuk menempati kios-kios yang ada pada lokasi yang baru.

"Sementara pedagang yang sudah lama melakukan aktivitas jual beli tidak terdaftar untuk menempati kios dimaksud. Padahal mereka juga sudah menyerahkan nama-nama namun tidak masuk dalam daftar," sambungnya.

Terkait dengan penetapan tarif per kios, Betaubun juga membenarkan bahwa sampai dengan saat ini pihak Disperindakop belum melakukan koordinasi dengan Komisi C untuk penentuan tarif kontrak kios.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga