20 Finalis Tan - Monj Port Numbay 2017 Audens Dengan Pemkot

Pemilihan Tan - Monj Port Numbay atau putra-putri Port Numbay merupakan agenda tahunan yang dikemas Pemerintah Kota setiap momen menjelang Hari Ulang Tahun Kota Jayapura.
Share it:
20 peserta Tan - Monj melakukan audens dengan Pemkot bertempat di ruang rapat Wali Kota
dipimpin Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM,
mewakili Penjabat Wali Kota, Senin (27/2)
Jayapura, Dharapos.com 
Pemilihan Tan - Monj Port Numbay atau putra-putri Port Numbay merupakan agenda tahunan yang dikemas Pemerintah Kota setiap momen menjelang Hari Ulang Tahun Kota Jayapura.

Dan jelang HUT ke 107 Kota Jayapura, yang jatuh pada 7 Maret mendatang, Pemkot melalui Dinas Pariwisata setempat bekerja sama dengan IO Batik Port Numbay kembali melakukan tahapan seleksi bagi peserta Tan - Monj 2017.

Dari sebanyak 90 peserta yang mengikuti ajang tersebut telah di saring hingga tersisa 20 peserta.

Memasuki babak final, ke 20 peserta Tan - Monj melakukan audens dengan Pemkot bertempat di ruang rapat Wali Kota dipimpin Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM, mewakili Penjabat Wali Kota, Senin (27/2).

Sekda dalam arahnnya menegaskan Tan - Monj adalah potret dari generasi berkualitas Port Numbay, yang memiliki kapasitas dan kapabilitas

"Kapasitas dan kapabilitas artinya mereka harus tampil sebagai pemuda/i Port Numbay yang menguasai pengetahuan umum, perkembangan Indonesia dan juga perkembangan Papua terlebih khusus terhadap pertumbuhan saat ini yang  mutlak diketahui oleh peserta," terangnya.

Dalam hal ini, mengetahui pengetahuan umum apa saja tentang eksistensi kehidupan sebagai masyarakat Port Numbay, sebagai masyarakat Papua, dan sebagai masyarakat Indonesia bahkan sebagai masyarakat internasional.

Sekda saat mengenakan salempang tanda kepada salah satu peserta
"Para finalis dapat mengetahui dan memotret bahwa dunia saat ini adalah dunia IT, sehingga orang tidak bisa mengklaim bahwa dirinya tidak mengetahui keadaan yang berada di daerah lain," lanjut Sekda.

Ia juga mengingatkan bahwa integritas diri menjadi modal utama penampilan, kapasitas dan kapabilitas
seseorang, yaitu bagaimana menilai  dirinya tidak hanya untuk mendapat bobot penilaian dari orang sekitar tapi juga dari masyarakat.

Lebih lanjut, jelas Sekda, digelarnya ajang tahun ini merupakan yang ke 9 kali bahkan dua tahun belakangan ini Tan - Monj Port Numbay berhasil lolos ke tingkat provinsi bahkan nasional

Dengan demikian, mereka bisa tampil sebagai panutan, penggerak dan pendorong seperti yang digariskan oleh tiga aspek dalam dunia pendidikan yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso dan Tut Wuri Handayani.

"Artinya sebagai generasi muda Port Numbay harus mampu menjadi teladan baik dalam ucapan, pikiran dan
tindakan serta memiliki nilai integritas yang tinggi. Dengan demikian anak mampu menggerakkan Ing Madya Mangun Karso, terhadap eluruh potensi yang ada baik lingkungan Kota, Papua dan menggerakkan Indonesia," sambungnya.

Selain itu, memiliki kapasitas sebagai Tan dan Monj dalam mendorong generasi yang ada termasuk mendorong Kota Jayapura agar tampil sebagai Kota yang bisa menjadi teladan bagi yang lain.

"Yang terpenting, bahwa pengetahuan budaya sebagai anak Port Numbay jangan hilang dan bisa tercermin dalam potret sebagai Tan dan Monj," tandasnya.

Peserta juga diminta untuk tidak saja menguasai bahasa Port Numbay ataupun Indonesia namun harus juga bisa menguasai bahasa internasional yaitu Bahasa Inggris.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga