218 Putra/i Port Numbay dan Papua Ikut Seleksi Menuju UKSW

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan Kota Jayapura kembali membuka Seleksi Penerimaan Calon Mahasiswa PNP3N Angkatan ke-V Tahun 2017 untuk mengikuti pendidikan perkuliahan di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah.
Share it:
Ratusan siswa peserta seleksi masuk UKSW yang hadir bersama para orang tua 
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan Kota Jayapura kembali membuka Seleksi Penerimaan Calon Mahasiswa PKP3N Angkatan ke-V Tahun 2017 untuk mengikuti pendidikan perkuliahan di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah.

Tes seleksi ini diikuti oleh 218 dengan rincian sebanyak 86 anak merupakan putra-putri asli Port Numbay sementara 132 anak merupakan putra-putri Papua, yang dibiayai dari dana Otonomi khusus bertempat di aula SMK Negeri 2 Jayapura, Sabtu (4/2).

Penjabat Wali Kota, dalam sambutannya yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Jayapura Rasmus D. Siahaya, SH, MM mengatakan bahwa apa yang dilakukan Pemkot sebagai wujud pertanggungjawaban pengelolaan, penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.

"Dalam hal ini bagi masyarakat kota Jayapura terlebih khusus warga asli Port Numbay. Karena dengan adanya langkah Pemerintah memberikan otonomi khusus maka tentu ada kebijakan yang berpihak kepada putra-putri asli Papua," urainya.

Pemkot Jayapura merupakan salah satu dari 29 Pemerintahan di Provinsi Papua yang  menggunakan Dana Otsus.

Dan pertanggungjawaban Pemkot dalam pengelolaan dana Otsus dari seluruh kegiatan pembangunan yang didanai oleh dana tersebut salah satunya, adalah program khusus bagi putra/i Port Numbay.

"Yakni menggali potensi sumber daya manusia anak-anak Port Numbay untuk mempersiapkan mereka dalam rangka mengambil alih kepemimpinan di Tanah ini pada tahun-tahun mendatang," lanjut Siahaya.

Sekda Kota Jayapura Rasmus D. Siahaya, SH, MM saat memberikan sambutan mewakili Penjabat Wali Kota
Dalam rangka implementasi dana Otsus yang dikhususkan bagi peningkatan SDM tersebut, kemudian
Pemkot meindaklajuti itu dengan melaksanakan program menguliahkan anak-anak Port Numbay ke UKSW
Salatiga.

"Semuanya ini dilakukan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas sehingga disana tidak ada keinginan, atau pemaksaan bahkan tidak ada unsur kekeluargaan namun semua didasari atas kualitas dan kompetensi," cetusnya.

Untuk itu, Siahaya berharap tim Seleksi dari UKSW yang dipimpin langsung oleh Rektornya agar dalam menjalankan semua proses, diletakkan pada aturan yang sesuai.

"Dan apapun hasil yang diperoleh saat disampaikan harus kita terima dengan sukacita," harapnya.
Pihaknya juga bersyukur karena kerja sama Pemkot Jayapura dan UKSW  telah dirancang Tuhan dengan tepat.

"Karena UKSW ini merupakan lembaga perguruan tinggi yang bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan saja tapi bersamaan juga menjadi sebuah lembaga yang membentuk karakter dan kepribadian sebagai anak-anak Tuhan," tukasnya.

Di saat yang sama, Rektor UKSW, Prof. Dr. (H.C). Pdt. John A. Titaley, Th.D, juga menegaskan jika hari ini pihaknya mulai melakukan seleksi penerimaan calon mahasiswa beasiswa dari Pemkot Jayapura.

"Kami berharap melalui seleksi ini kita akan mendapatkan mahasiswa yang betul-betul berprestasi sehingga dapat menyelesaikan studi dengan lebih baik dari pada kakak-kakak mereka yang saat ini berada di Salatiga," imbuhnya.

Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkot khususnya Dinas Pendidikan Kota Jayapura yang telah membuka ruang bagi terselenggaranya seleksi penerimaan mahasiswa baru ini.

Rektor UKSW, Prof. Dr. (H.C). Pdt. John A. Titaley, Th.D bersama Sekda dan Kadisdik Kota Jayapura
Lanjut Titaley, untuk mahasiswa Port Numbay yang sementara ini kuliah di UKSW Salatiga perkembangannya sangat baik. Bahkan ada dua mahasiswa yang telah menuntut ilmu di Boston Amerika dan dalam waktu beberapa bulan ini menyusul tiga orang lagi yang akan dikirim untuk mengikuti kuliah di lokasi yang sama.

"Untuk mahasiswa angkatan 2016 lalu yang baru belajar 2 semester juga memiliki IPK 4 dan itu merupakan tertinggi serta jumlahnya cukup banyak," pujinya.

Diakuinya pula, bobot mahasiswa yang diterima tahun lalu melalui seleksi ini sangat baik meski ada beberapa mahasiswa yang tidak bisa disiplin namun semuanya akan diusahakan agar lebih baik.

Kepala Disdik Kota Jayapura, I Wayan Mudiyasa, S.Pd, M.MPd juga merincikan hari pertama seleksi ini telah dilakukan pendaftaran sejak tanggal 16 Januari sampai 3 Februari 2017.

Kriteria sebagai calon mahasiswa UKSW yakni semua anak Port Numbay yang salah satu atau kedua orang tua orang asli Port Numbay dan Papua yang lulus atau kelas XII SMA/SMK dengan umur maksimal 19 tahun.

Selain itu juga, siswa dari luar provinsi Papua yang merupakan anak asli Port Numbay juga diperbolehkan ikut tes seleksi. Kemudian, putra daerah umum yang mana tali pusarnya ditanam di Kota Jayapura.

Untuk tahapan seleksi ada beberapa tahapan yang akan dilakukan oleh panitia yakni seleksi bahasa Inggris, Psikologi dan tes tertulis.

"Saya optimis dengan seleksi yang dilakukan sendiri oleh para dosen dari UKSW Salatiga akan menutup peluang terjadinya KKN atau nepotisme," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga