BKKBN Perwakilan Papua Fokus Perkuat Kesehatan Keluarga

Share it:
Kepala Perwakilan BKKBN Papua, Sarles Brabar SE, M.Si
Jayapura, Dharapos.com
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Papua saat ini fokus dalam memperkuat kesehatan keluarga.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar SE, M.Si ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya Kamis (2/2) mengungkapkan pihaknya sedang melaksanakan pendidikan dan latihan (Diklat) teknis.

Salah satunya, digelarnya Diklat Teknis Program Berencana dan Pembangunan Keluarga bagi PLKB/PKB.

Diklat tersebut bertujuan untuk melatih jajarannya yang berkaitan dengan pengelolaan program-program yang termasuk tiga aspek besar yaitu program Keluarga, kependudukan dan keluarga berencana.

Selain itu, lanjut Sarles, pihaknya juga memperkenalkan informasi-informasi strategi.

"Tentunya untuk teman-teman PLKB di Papua ini kita kuatkan agar bagaimana bisa menguatkan sistem promotif dan preventif tentang penguatan kesehatan bagi keluarga," lanjutnya.

Ditegaskan pula, saat ini bukan eranya BKKBN membicarakan "Dua Anak Cukup" tetapi bagaimana bisa memperkuat kesehatan keluarga .

Terutama ke depan dalam merencanakan kehidupannya terutama lebih menekankan pada faktor kesehatannya terkait perilaku hidup sehat dan melihat bagaimana perkembangan pertumbuhan kualitas keluarganya.

Hal ini juga sebagai antisipasi menghadapi era ke depan yang bakal mengalami perubahan terutama pendidikan kesehatan dan juga faktor ekonomi keluarga.

Di lain pihak, Sarles turut mengingatkan pula kepada Pemerintah daerah terhadap adanya perubahan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Kita tahu bersama di tahun 2017 ini, sejumlah OPD mengalami perubahan sehingga kami harapkan bagi Pemerintah di daerahnya masing-masing agar penyuluh lapangan yang kami sudah akomodir ke pusat tidak bisa lagi dipromosikan ke instansi lain," imbuhnya.

Memastikan itu, beber Sarles, P2B-nya para personil dimaksud beserta prasarana maupun dokumennya saat ini sedang diproses di Kementrian Keuangan dan juga Menteri PAN untuk menjadi pegawai vertikal atau terpusat.

Ke depannya, pihaknya berharap juga akan tetap fokus pada program Keluarga Berencana (KB).

Dengan keberadaan pegawai-pegawai BKKBN yang  berkompeten diharapkan untuk bisa menangani tentang kependudukan dan KB.

"Sehingga kita bisa memproteksi perkembangan keluarga untuk bisa mencapai harapan-harapan keluarga khususnya orang asli di tanah Papua agar mereka bisa terjun sebagai subjek pembangunan sebagaimana yang sedang pemerintah laksanakan di sini,"  tukasnya.

(VIAN)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga