Cagub OP Gelar Tatap Muka bersama Warga Grime - Nawa

Maju bertarung sebagai calon Gubernur Papua periode 2018-2023, tentu bagi DR. Ones Pahabol, MM (OP) bukan merupakan sesuatu hal besar yang akan dilakukan bagi dirinya.
Share it:
Cagub Papua Dr. Ones Pahabol saat menyalami anak-anak Grime yang turut menyambutnya
Sentani, Dharapos.com 
Maju bertarung sebagai calon Gubernur Papua periode 2018-2023, tentu bagi DR. Ones Pahabol, MM (OP) bukan merupakan sesuatu hal besar yang akan dilakukan bagi dirinya.

Karena baginya adalah bagaimana untuk bisa bekerja bersama Tuhan demi menjadikan segala hal menjadi mulia di atas tanah ini.

"Artinya yang terpenting adalah kita bekerja untuk melayani masyarakat, dan bukan kita datang untuk dilayani, karena tugas  seorang pemimpin adalah untuk melayani,“ cetusnya saat menggelar tatap muka bersama warga Grime dan Nawa, Kabupaten Jayapura, Sabtu (17/2).

OP kemudian mengutip Firman Tuhan dari Injil Matius 20:28 ”Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani“.

Kutipan nats Injil ini kemudian menjadi dasar bagi dirinya untuk maju bertarung pada gelaran Pemilihan kepala daerah Provinsi Papua pada 2018 mendatang dengan memilih menggunakan jalur independen (perseorangan, red) ketimbang maju menggunakan kendaraan partai politik.

OP mengaku memilih kalangan masyarakat kecil karena dirinya memang datang dari kalangan tersebut sehingga akan kembali untuk melayani mereka.

"Ibarat semua perahu besar telah di ambil oleh orang berduit, tapi mereka meninggalkan perahu kecil. Sehingga perahu kecil itu menjadi bagian saya dan setelah saya tarik ternyata perahu tersebut jauh lebih besar dari perahu yang telah di ambil orang berduit bahkan bisa menampung seluruh orang Papua,' urainya.

Ratusan warga Grime Nawa yang hadir saat tatap muka bersama Cagub Papua Ones Pahabol
Dengan perahu milik Tuhan ini, maka  setiap dirinya turun langsung melakukan pengukuhan tim relawan di setiap kabupaten, turut didoakan dan diberkati.

"Saya menjadi pemimpin untuk memimpin orang Papua, sehingga saya harus turun dan merangkul semua orang di seluruh pelosok tanah ini. Namun yang terlebih penting dari semua yang saya kerjakan adalah karena ada tuntunan dan campur tangan Tuhan agar jika direstui Tuhan untuk mejadi Gubernur maka saya akan bekerja di atas tanah ini dengan baik, dan takut akan Tuhan," janjinya.

Untuk itu, OP menegaskan bahwa kedatangannya di Grime - Nawa adalah untuk mengambil hati rakyat kecil.

"Karena di dalam pandangan mata saya, tidak ada kelompok, suku  atau latar belakang suku maupun agama apapun tetapi saya hadir nanti untuk menjadi Gubernur bagi semua orang dan  tidak boleh ada yang melakukan diskriminasi di atas tanah Papua," cetusnya.

Jiwa nasionalis yang di tunjukan putra asli Yali ini saat tatap muka dengan masyarakat Grime Nawa langsung mendapat sambutan hangat dari warga setempat yang hadir pada momen tersebut.

"Sekali lagi saya hadir dari orang kecil maka tentu datang juga untuk orang kecil. Dan saya akan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat dari berbagai suku yang hidup di tanah Papua, seperti tinggal di rumah sendiri," tukasnya.

Pantauan media ini, kedatangan OP bersama tim relawan Provinsi Papua ke Grime Nawa disambut dengan tari-tarian masyarakat adat setempat.

Selain itu juga, dilakukan pengumpulan KTP atas kerelaan hati warga sebagai bentuk syarat dukungan kepada OP yang akan maju sebagai Cagub Papua periode 2018 - 2023 melalui jalur independen.  

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga