Di Karang Ampas Entrop, Wali Kota Terbaik Dunia Jadi Jurkam BTM-HaRUS

Share it:
Wali Kota Surabaya Dr. Ir. Tri Rismaharini, MT saat membakar semangat massa kampanye BTM -HaRUS 
Jayapura, Dharapos.com 
Kampanye pasangan Calon Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dan Wakil Wali Kota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM kali ini tampil berbeda dari biasanya bahkan dinilai paling spesial jika dibandingkan dengan kampanye-kampanye sebelumnya.

Pasalnya, pada kampanye terbuka yang berlangsung di Karang Ampas Entrop ini menghadirkan juru kampanye (jurkam) yang juga salah satu Wali Kota terbaik di dunia, Dr. Ir. Tri Rismaharini, MT.

Pantauan media ini, figur yang kini menjabat sebagai Wali Kota Surabaya tersebut dijemput oleh tim pemenangan BTM-HARUS dan relawan di kawasan Padang Bulan, Distrik Abepura, dan selanjutnya langsung menuju lokasi kampanye terbuka.

Kehadiran wanita kelahiran Kediri Jawa Timur ini sebagai juru kampanye karena merupakan perintah partai dan mendapat rekomendasi dari Gubernur Jawa Timur.

Kampanye terbuka yang berlangsung kurang lebih 1 jam tersebut dihadiri oleh ribuan massa pendukung BTM-HaRUS di buka secara resmi oleh H. Rajab dari partai pendukung PKPI.

Turut hadir, Ketua DPD PDIP Provinsi Papua dan para ketua partai politik pengusung serta partai pendukung serta relawan  paslon BTM-HaRUS.

Orang nomor satu di Kota Surabaya yang akrab disapa Risma ini dalam orasi politik mengaku kagum dan terpesona saat pertama kali menginjakan kakinya di Jayapura.

"Saya tidak pernah membayangkan bahwa salah satu kota di provinsi Papua ini, sangat bersih dan begitu maju. Ketika saya melihat di sepanjang perjalanan, penataan kota sangat bersih dan rapi bahkan tidak jauh dari perkembangan dan kebersihan Kota Surabaya," pujinya.

Bahkan Kota Jayapura merupakan salah satu kota yang sangat bersih dan penataannya sangat rapi bila dibandingkan dengan kota-kota  kecil yang berada di Pulau Jawa

Calon Wali Kota BTM saat memberikan salam kepada Ny. Risma 
Dan keindahan ini perlu dijaga dengan baik sehingga tidak ada kota-kota lain yang meremehkan Kota Jayapura di Provinsi Papua ini.

Untuk itu, Risma dengan suara lantang mengajak seluruh warga Kota Jayapura untuk mendukung dan memenangkan pasangan BTM-HaRUS karena visi misi dan pandangan ke depan sangat jelas.

"Merupakan suatu kesalahan besar jika masyarakat Kota Jayapura tidak memilih Benhur Tomi Mano sebagai Wali Kota yang berpasangan dengan Haji Rustan Saru," tegasnya.

Risma juga mengigatkan masyarakat Kota Jayapura harus satu visi dan pandangan demi memacu pembangunan yang dimulai dari Kota Jayapura untuk Provinsi Papua.

Ia kemudian mencontohkan Kota Surabaya yang mana dirinya berupaya bersama seluruh masyarakat membawa ibukota Provinsi Jawa Timur ini sehingga semuanya terwujud dan bisa berada pada peta dunia.

Wanita yang dikenal tegas ini pun berharap agar Kota Jayapura suatu saat akan menjadi kota yang terkenal di peta dunia.

"Maka itu, kita sangat membutuhkan anak-anak muda untuk melanjutkan perjuangan sehingga bisa membawa negeri ini menjadi lebih maju sebagai penerus perjuangan kita. Namun begitu anak-anak muda tidak bisa sendiri tapi harus bisa didampingi oleh orang tua dan orang tua yang bisa mendampingi adalah BTM-HaRUS," cetusnya.

Risma juga memberikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada sosok calon Wali Kota yang akrab disapa BTM karena memiliki cita-cita dan rencana untuk membangun kota Jayapura

"Saya sangat yakin dan tidak ragu untuk itu, dan saya orang pertama yang mendorong DPP PDIP Perjuangan untuk memberikan rekomendasi kepada DR. Benhur Tomi Mano untuk maju bertarung pada Pilkada kota Jayapura," kembali tegasnya.

Ny. Risma, paslon BTM HaRUS dan Ketua DPC PDIP Mukri Hamadi menyatakan pekik kemenangan
Karena dirinya melihat secara jelas apa yang telah dicita-citakan BTM untuk kemajuan kota Jayapura.

"Pokoknya warga Kota Jayapura pasti akan menyesal kalau tidak memilih BTM-HaRUS, sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota lima tahun kedepan," sambungnya.

Kota Jayapura, lanjut Risma, merupakan kota yang sangat terstruktur serta penataannya teratur dan rapi.
Sementara kota kecil lainnya di Pulau Jawa penataannya tidak seperti kota Jayapura bahkan dianggap amburadul.

"Makanya, sekali lagi saya ingin ingatkan kembali bahwa pasangan ini  jangan dilepas, karena apabila masyarakat melepas beliau berdua, maka yakin dan percaya kota ini akan amburadul kembali," tandasnya.

Seorang pemimpin itu bukan saja dibutuhkan janjinya tetapi juga realisasi dan kerja nyata sebagaimana yang telah dibuktikan BTM.

Meski begitu, pasangan BTM - HaRUS tidak mungkin membangun kota ini sendiri dan dibutuhkan bantuan dari tokoh masyarakat, adat  dan tokoh agama bersama seluruh masyarakat untuk mewujudkan pembangunan kota Jayapura yang lebih hebat lagi.

"Era Masyarakat Ekonomi ASEAN telah terbuka sehingga kita butuh pemimpin yang benar-benar mampu dan bisa mengarahkan  generasi muda  agar bisa menjadi tuan dan nyonya di kotanya sendiri, bukan menjadi penonton," cetusnya.

Olehnya  itu, Politisi PDIP ini meminta dan mengajak seluruh warga Kota Jayapura  untuk gunakan hak pilihnya pada 15 Februari  nanti.

"Kita buktikan bahwa kita akan memilih pemimpin yang benar dan bukan memilih gambar yang kosong karena pemimpin itu ada dan nyata gambarnya dan bukan pemimpin yang tidak ada gambarnya. Karena jika pemimpin yang tidak ada gambarnya maka itu merupakan makhluk halus, dan jika masyarakat memilih pemimpin yang tidak ada gambarnya maka itu artinya masyarakat memilih makluk halus," tukasnya.

Selain hadir di kampanye BTM - HaRUS, Risma juga menyempatkan diri mengunjungi Pasar Prahara di Sentani, Kabupaten Jayapura yang rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo dan juga berkeliling Kota Jayapura.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga