Di Koya Koso, Masyarakat Pastikan Dukung BTM - HaRUS

Usai tatap muka dengan warga Kampung Skouw Mabo, Calon Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dan wakilnya Ir. H. Rustan Saru, MM melanjutkan kampanyenya bersama warga di kampung Koya Koso.
Share it:
BTM - HaRUS didampingi tokoh adat Koya Koso, Julius May saat acara tatap muka 
Jayapura, Dharapos.com 
Usai tatap muka dengan warga Kampung Skouw Mabo, Calon Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM dan wakilnya Ir. H. Rustan Saru, MM melanjutkan kampanyenya bersama warga di kampung Koya Koso.

Pasangan dengan jargon BTM-HaRUS ini hadir bersama tim pemenangan, partai koalisi pendukung dan pengusung serta relawan.

Tokoh adat kampung Koya Koso, Julius May saat kesempatan tatap muka menegaskan, Kota Jayapura bukan untuk orang lain tetapi untuk orang Port Numbay sehingga anak asli negeri ini harus jaya di tanahnya.

"Karena itu, saya ingatkan tidak boleh ada orang yang datang ke Kota Jayapura untuk mengacaukan kota ini tetapi marilah membangunnya sebagai tempat rumah dan istana kita bersama sebagaimana telah dilakukan oleh anak asli Port Numbay 5 tahun kemarin," tegasnya.

Selaku tokoh adat yang mewakili masyarakat setempat, Julius juga memastikan bahwa hari ini leluhur telah mendengar apa yang akan dilakukan di negeri Koya Koso.

"Para leluhur juga tentu akan mendengarkan dan mendukung anak asli Port Numbay untuk menjadi tuan di negerinya sendiri," tandasnya.

Tokoh adat kampung Koya Koso, Julius May
Olehnya itu, Julius pun mengajak seluruh masyarakat Kampung Koya Koso untuk mencoblos kertas suara bergambar BTM -  HaRUS dan tidak mencoblos kertas yang tidak bergambar.

"Apabila ada warga yang mencoblos kertas tak bergambar, maka yang bersangkutan harus angkat kaki dan keluar dari kampung Koya Koso dan tidak boleh lagi tinggal di kampung ini," kembali tegasnya.

Hal ini sudah menjadi komitmen dan tekad yang bulat dari Julius selaku tokoh adat setempat bahwa apa yang telah disampaikan hari ini itulah yang menjadi tekad untuk mendukung BTM - HaRUS sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura periode 2017-2022.

"Seluruh warga Koya Koso tidak boleh ada pilihan yang lain kecuali DR. Benhur Tomi Mano, MM," sambungnya.

Julius juga meminta anak-anak Port Numbay untuk tetap memberikan kepercayaan kepada BTM - HaRUS lima tahun ke depan.

Ratusan warga masyarakat hadir dalam kampanye BTM - HaRUS di kampung Koya Koso 
"BTM sudah berbuat banyak selama 5 tahun sehingga Kampung Koya Koso dan masyarakat juga telah menikmati pembangunan yang sudah begitu maju. Karena itu, 4000 jiwa yang berada di Koya Koso satu suara untuk BTM-HaRUS," cetusnya.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Elisau Taniu turut menambahkan bahwa BTM bukan orang baru.

"BTM adalah anak dan saudara kita sendiri karena sejak Kampung Koya Koso dimekarkan BTM lah yang membina Kampung ini sehingga nama beliau tidak akan pernah dilupakan sampai kapan pun," jaminnya.

Makanya, ketika tiba waktunya, seluruh masyarakat Koya Koso siap mencoblos kertas suara yang bergambar BTM-HaRUS.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak sembarang melakukan pencoblosan kecuali pada tanda yang bergambar BTM - HaRUS selaku Calon Wali Kota dan Wali Kota Jayapura periode 2017-2022.

"Pilihlah orang yang dikenal dan jangan memilih orang yang memang tidak dikenal," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga