GPI Papua Elim Abepura Gelar Sidang Jemaat ke XXX

Gereja Protestan Indonesia (GPI ) Papua Elim Abepura Klasis Jayapura-Nabire menggelar Sidang Jemaat yang ke XXX dalam rangka mengevaluasi program kerja jemaat, Jumat (17/2).
Share it:
Pembukaan Sidang Jemaat GPI Papua Elim Abepura yang ditandai dengan penabuhan 
Jayapura, Dharapos.com
Gereja Protestan Indonesia (GPI ) Papua Elim Abepura Klasis Jayapura-Nabire menggelar Sidang Jemaat yang ke XXX dalam rangka mengevaluasi program kerja jemaat, Jumat (17/2).

Sidang kali ini mengusung tema "Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu".

Ketua Panitia, Rocky Bebena dalam laporan mengatakan tujuan pelaksanaan sidang jemaat adalah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan yang dilaksanakan pada tahun 2016 serta menyusun program dan anggaran tahun pelayanan 2017.

Peserta terdiri dari 56 orang majelis jemaat, 12 orang wadah kategorial, 24 orang dari sektor dan undangan sebanyak 21 orang dengan total peserta sidang sebanyak 113 orang.

Penyematan tanda peserta
Ketua Klasis GPI Papua Jayapura Nabire, Pdt. J. R. Leleuly, Sm.Th, SH dalam sambutannya yang diwakili
Sekretaris Klasis Pdt. Simson Mnune, S.Th mengatakan prioritas program di tahun 2017 ini adalah mengurangi belanja-belanja program dan semuanya diarahkan untuk menyukseskan pelaksanaan sidang sinode tahun 2018.

"Kita  dalam situasi dimana majelis jemaat sementara memikirkan, merencanakan dan menetapkan program kerja," terangnya.

Kegiatan kali ini merupakan persidangan jemaat terakhir bagi majelis Jemaat yang akan menyelesaikan masa periodisasinya.

"Karena pada bulan Maret nanti kita akan masuk pada pemilihan majelis jemaat yang baru dimana jadwal pemilihannya sudah dikeluarkan oleh Klasis dari tanggal 4 - 8 April kemudian dilanjutkan dengan prosesi pentahbisan pada tanggal 21 Mei mendatang," urai Ketua.

Ketua Panitia, Rocky Bebena saat menyampaikan laporan
Betapa pentingnya persidangan jemaat yang akan dilaksanakan saat ini sehingga peserta yang hadir diminta untuk merencanakan dan menetapkan program secara baik.

Selain itu juga, yang hadir akan terpilih lagi sehingga harus siap-siap untuk menerima program ini pada Mei nanti.

"Karena itu, peserta diharapkan benar-benar serius mengikuti persidangan selama 2 hari ini," sambungnya.

Ditambahkan pula, apa yang disampaikan majelis Jemaat pada sidang kali ini bukan merupakan laporan pertanggungjawaban tapi laporan realisasi program kerja dimana hal ini telah diatur dalam peraturan GPI Papua tentang majelis.

Suasana sidang jemaat
Karena laporan pertanggungjawaban dibuat oleh majelis Jemaat yang akan mengakhiri masa periodisasinya pada bulan April mendatang.

Sehingga majelis Jemaat yang sekarang mempertanggungjawabkan program kerja 5 tahun ,program pelayanan kegiatan 5 tahun dan mempertanggungjawabkan jiwa Jemaat selama 5 tahun.

"Apa yang telah dilakukan oleh majelis jemaat, selama 5 tahun agar di perlu dipertahankan dan peningkatan
kualitas pelayanan akan terus bertumbuh," harap Ketua.

Tugas di tahun 2017, ada program kelembagaan yang harus dilakukan di lingkup sinode yaitu pelaksanaan Konvensi Pendeta GPI Papua yang akan dilaksanakan pada November mendatang di Klasis Muting.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

1 comments:

Olahraga