Jika Tak Beri Manfaat, Disdik Kota Minta Sekolah Hentikan Studi banding

Pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan Kota Jayapura menegaskan kepada semua jenjang sekolah yang ada di wilayah tersebut untuk menghentikan kegiatan studi banding ke luar provinsi Papua apabila tidak ada perubahan pada satuan pendidikan tersebut.
Share it:
I Wayan Mudiyasa, S.Pd, MM.Pd
Jayapura, Dharapos.com  
Pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan Kota Jayapura menegaskan kepada semua jenjang sekolah yang ada di wilayah tersebut untuk menghentikan kegiatan studi banding ke luar provinsi Papua apabila tidak ada perubahan pada satuan pendidikan tersebut.

“Karena setiap satuan pendidikan yang melaksanakan studi banding ke luar Papua saat kembali tidak ada manfaat yang dipetik untuk diberikan kepada satuan pendidikan masing-masing,” demikian penegasan yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, I Wayan Mudiyasa, S.Pd, MM.Pd, yang dikonfirmasi, Senin (27/2).

Pelaksanaan studi banding tersebut tentu hanya membuang-buang waktu, rugi biaya dan mengorbankan peserta didik yang ada.

Namun sebaliknya jika memberi manfaat bagi sekolah saat balik dari studi banding maka akan diberikan apresiasi.

"Kenyataannya hingga saat ini, setiap pelaksanaan studi banding oleh satuan pendidikan ke luar Papua tidak pernah ada yang diperbuat bahkan tak ada manfaat yang diberikan kepada sekolah," bebernya.

Olehnya itu, Kadis kembali meminta kepada setiap sekolah untuk memahami dengan sebaik-baiknya tentang tujuan utama dari kegiatan studi banding.

"Apa arti dari pelaksanaan studi banding serta analisa apa yang dilakukan serta program apa yang akan diangkat sehingga menjadi modal untuk dikembangkan di satuan pendidikan masing-masing. Karena tujuan dari pelaksanaan studi banding adalah mencari sesuatu yang terbaik di tempat tujuan dan menerapkannya di sekolah masing-masing," tandasnya.

Dijelaskan, pada saat pelaksanaan studi banding, langkah yang terutama adalah membentuk kelompok.

"Setiap kelompok saat sebelum berangkat ke tempat tujuan maka harus membuat suatu laporan dan nantinya laporan tersebut akan diminta oleh Dinas Pendidikan dan peran itu akan kita lihat perkembangan di satuan pendidikan masing-masing. Dan apabila tidak ada perubahan maka studi banding tersebut akan dihentikan," tegas kadis.

Namun apabila studi banding yang dilakukan oleh satuan pendidikan membawa perubahan pada sekolah, maka dipersilakan untuk melaksanakannya.

"Tetapi kalau tidak ada, maka akan diberikan lampu merah pada setiap sekolah," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga