Kandidat Yang Ingin Maju Pilgub Papua Harus Gentlemen

Meski masih setahun lagi, namun tensi pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Papua 2018 mendatang telah mulai terasa dimana putra-putra terbaik Papua mulai berlomba – lomba mencalonkan diri maju ikut dalam pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.
Share it:
Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH 
Jayapura, Dharapos.com
Meski masih setahun lagi, namun tensi pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Papua 2018 mendatang telah mulai terasa dimana putra-putra terbaik Papua mulai berlomba – lomba mencalonkan diri maju ikut dalam pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.

Meski demikian, para kandidat calon yang telah siap bertempur tersebut diingatkan untuk bersikap gentlemen.

“Kalau mau maju calon jadi Gubernur Papua harus gentlemen dengan mengikuti prosedur dan mekanisme. Saya sudah berpikir bahwa di tahun politik ini pasti akan terjadi anak – anak Papua berlomba – lomba untuk menjadi Gubernur,” kata Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH di Jayapura, Senin (6/2).

Ia pun mengingatkan para kandidat calon untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

"Kalau anda (para kandidat calon Gubernur) mau maju harus gentlemen beli partai politik. Kalau tidak punya kemampuan beli partai jangan maju karena kursi partai politik tidak ada yang gratis,” tegas Enembe.

Ia bahkan menyarankan kepada kandidat bakal calon Gubernur Papua periode 2018 – 2023 agar melamar di partai politik atau jika menggunakan jalur independen agar memanfaatkannya secara baik untuk ikut dalam Pilgub.

"Cuma saya ingin ingatkan jangan ada yang memanfaatkan dugaan korupsi di lingkungan Pemprov Papua," himbau Enembe.

Menurutnya, yang baru menyatakan diri maju, John Wempi Wetipo sudah jalan dengan sosialisasi, Ones Pahabol sudah deklarasi maju independen, dan Natalis Pigay serta Kapolda Papua Paulus Waterpauw.

"Tetapi kalau ada yang sudah suruh-suruh polisi, suruh-suruh KPK, suruh-suruh penegak hukum untuk masuk maka ini pelanggaran yang luar biasa maka kita siap perang,” cetus Enembe yang bakal maju calon tunggal di Pilgub Papua.

Sekali lagi, Lukas mengingatkan, berpolitiklah dengan gentlemen dalam merebut kursi Papua 1 Tahun 2018.

"Itu baru namanya laki-laki Papua, jangan masuk di celah-celah kasus, itu sama sekali tidak benar. Jadi siapa pun yang jadi Gubernur di Provinsi ini kepentingannya adalah untuk rakyat Papua. membela rakyat Papua, bukan bunuh rakyat Papua,” sindir Enembe.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Papua

Masukan Komentar Anda:

3 comments:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Siap pak Gub yang terhormat..
    Skali lagi urusan politik itu urusan bapak" yang mau maju pilgub 2018.
    Urusan KPK itu membasmi korupsi toh korupsi di basmi juga tuk kesejahtraan rakyat papua. Bgai mana bisa papua mau sejahtera, bangkit n mandiri kalau korupsi masih meraja lelah di papua.
    Jadi sekali lg yg terhormat bapak Gubernur kita tolonglah mndukung KPK tuk membasmi korupai di Papua. Salam hormat bpk Gubernur Papua.

    BalasHapus
  3. Hormat Pak. Gubernur. God Bless.

    Sebaiknya KPK BEKERJA LEBIH GIAT LAGI UNTUK MEMBERANTAS KORUPSI DI TANAH PAPUA INI. sehingga Pemimpin yang akan maju kedepan Tahun 2018, adalah Benar-benar Pemimpin yang TAAT akan Aturan Firman dan UU Negara RI dan Menghormati Rakyat diatas Segala yang ada di tanah Papua. tidak ada Rakyat, berarti tidak ada Pemerintahan. Jangan Bunuh Hak Rakyat Papua. Salam INDENPENDEN For Papua.

    BalasHapus

Olahraga