Kunker ke BPBJ Setda Kota Jayapura, Komisi B Dorong Percepat Lelang

Komisi B DPRD kota Jayapura beranggotakan 4 orang, melakukan kunjungan kerja ( Kunker ) ke Bagian Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ) Setda Kota Jayapura, Rabu (8/2).
Share it:
Suasana pertemuan Komisi B DPRD Kota bersama Kepala BPBJ Matias B. Mano, S.Par, MKP
Jayapura, Dharapos.com 
Komisi B  DPRD kota Jayapura beranggotakan 4 orang, melakukan kunjungan kerja ( Kunker ) ke Bagian Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ) Setda Kota Jayapura, Rabu (8/2).

Ke 4 anggota tersebut masing-masing Ir. Junaedi Rahim, Geovano Pattipawae, Yuli Rahman dan Hj. Syahrir.

Tim diterima langsung oleh pimpinan BPBJ, Matias B. Mano, S.Par, MKP dan berkesempatan melihat langsung melihat sejumlah ruang diantaranya, ruang kepala bagian, pokja, klinik PPJ, dan ruang staf.

"Kunker ini merupakan program DPRD Kota Jayapura di awal tahun dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD, red) yang merupakan mitra untuk mengetahui apa rencana kerja BPBJ Setda kota Jayapura, apa yang menjadi hambatan di tahun yang lalu serta bagaimana solusi yang diambil bagian ini,” ungkap Rahim disela-sela kunker tersebut.

Komisi B juga meminta kepada seluruh OPD di lingkup Pemkot Jayapura untuk bisa melakukan pelelangan minimal pada bulan Maret. Mengingat pada proses di tahun lalu di mulai pada Juni.

"Makanya tahun Komisi B minta agar pelelangan dilakukan pada bulan Maret agar penyelesaian paket pekerjaan bisa lebih cepat," dorongnya.

Usai melakukan peninjauan, Komisi B DPRD Kota Jayapura juga menyampaikan masukan kepada  BPBJ untuk meningkatkan jumlah kegiatan yang dilelang dari pada tahun lalu.

Peninjauan langsung ke sejumlah ruang di BPBJ Setda Kota Jayapura 
Di saat yang sama, Lagislator lainnya, Yuli Rahman memberikan apresiasi atas penataan ruang yang menurutnya sangat bagus, karena bisa memaksimalkan ruangan-ruangan yang ada.

"Tentu Ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat khusus kepada para pengusaha," tandasnya.

Sementara itu, Kepala BPBJ Matias B. Mano, juga menambahkan sesuai dengan arahan pihak Dewan bahwa telah dilakukan penetapan anggaran pada akhir November 2016 sebelum tahun anggaran itu berjalan.

Hal ini dengan harapan jika penetapan anggaran lebih awal berarti proses pelelangan sesegera dimulai.

Pihaknya tidak menunggu sampai bulan Maret lagi karena membutuhkan waktu yang sangat panjang yang tentu akan berimbas pada beberapa paket yang bakal gagal lelang karena waktu yang tidak cukup.

"Terkait usulan Dewan agar pelelangan dapat dilakukan sesegera mungkin, karena adanya pembentukan OPD baru, sehingga masing-masing pihak masih menahan diri dari kegiatan-kegiatan dan tentu belum bisa melakukan proses pelelangan karena belum menyiapkan dokumen," beber Mano.

Pihak BPBJ menunggu dokumen dari OPD karena jika dokumen OPD sudah siap maka pastinya akan diproses secepatnya begitupun sebaliknya, jika belum ada maka BPBJ tidak bisa memproses.

Diakui, keterlambatan menyiapkan dokumen pelelangan dari OPD dikarenakan SDM-nya yang belum mapan sehingga Dewan menyarankan kepada BPBJ untuk melakukan bimtek maupun sosialisasi dalam upaya meningkatkan kapasitas SDM sehingga proses penyusunan dokumen pengadaan bisa lebih cepat.

Foto bersama
"Begitu pula terhadap kendala internal dimana pemahaman OPD, terhadap dokumen pengadaan masih jauh dari harapan," akui Mano.

Indikatornya, saat OPD menyampaikan dokumen kepada BPBJ masih ada kekurangan dan setelah dikaji ulang ternyata dokumen harus dikembalikan sehingga OPD juga menjadi kebingungan untuk menyikapi apa yang menjadi kekurangan pada dokumen yang diajukan.

Menyangkut ruang kerja yang dimiliki, menurut Mano, memang sudah di desain senyaman mungkin, agar staf juga nyaman dalam bekerja.

"Nantinya ke depan, ruangan akan ditingkatkan dan lebih nyaman serta lebih menarik sehingga kita nyaman dalam bekerja," tukasnya.

Pada pertemuan tersebut Mano juga memperlihatkan rekapan pelelangan paket pekerjaan tahun 2016 serta rekapan pelelangan paket pekerjaan SKPD tahun 2016 yang batal dan gagal lelang.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga