Pembangunan SDM Harus Dimulai Sejak Dini

Upaya pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan proses jangka panjang yang harus dimulai sejak dini bahkan sejak anak dalam kandungan.
Share it:
Penjabat Wali Kota, Daniel Pahabol, S.Pd, MM saat membuka kegiatan 
Jayapura, Dharapos.com 
Upaya pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan proses jangka panjang yang harus dimulai sejak dini bahkan sejak anak dalam kandungan.

Hal itu terlihat pada pasangan yang sudah menikah dimana mereka biasanya menginginkan adanya penerus keturunan di tengah-tengah keluarga.

Karena itu, proses kehamilan sebagai sebuah proses mempersiapkan generasi yang akan datang memerlukan kesiapan nutrisi dan mental sebelum dan semasa hamil.

"Program KB yang dilakukan secara terpadu dengan instansi terkait telah berupaya agar pasangan suami istri benar-benar dipertahankan dengan sebaik-baiknya," kata Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd, MM saat membuka kegiatan pelayanan konseling Keluarga Berencana di Kota Jayapura, bertempat di aula kantor BKKBN Provinsi Papua, Selasa (21/2).

Dalam menjalani biduk rumah tangga, harus diatur untuk kapan waktunya mulai mempunyai anak, berapa jumlah serta jarak kelahiran antara satu anak dan berikutnya.

Meski demikian, saran Penjabat, sebaiknya tidak lagi menambah jumlah anak karena program-program tersebut dapat membantu dan memastikan bahwa setiap bayi akan lahir sehat dan kuat.

Lanjutnya, kesehatan reproduksi mendapat perhatian khusus secara global sejak diangkat isu tersebut dalam konferensi internasional tentang kependudukan dan pembangunan dalam International Conference on Development (ICPD)  di Kairo Mesir pada tahun 1994 lalu.

"Apa yang disepakati dalam konferensi tersebut adalah perubahan paradigma dalam pengelolaan masalah kependudukan dan pembangunan yang terfokus pada kesehatan reproduksi serta upaya pemenuhan hak-hak reproduksi," urainya.

Kesehatan ibu memberikan dampak besar bagi kesehatan bayi yang dilahirkan dan berpengaruh bagi generasi mendatang.

Olehnya itu, Pemerintah tentu memberikan kepedulian dan jaminan yang sangat tinggi bagi kesehatan ibu dan anak.

Seperti semenjak pernikahan dan kehamilan, Pemerintah menganjurkan agar seorang ibu wajib mendapatkan imunisasi untuk kesehatan reproduksi yang tentu akan berlangsung sampai Ibu tersebut melahirkan hingga saat merawat bayinya.

"Orang tua serta anggota keluarga lainnya memiliki peran penting dalam membina tumbuh kembangkan anak balita sesuai dengan usia dan tahap perkembangan yang harus dimiliki baik dalam aspek fisik kecerdasan emosional maupun sosial agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang maju, mandiri dan berkualitas," tandasnya.

Dengan demikian, anak Indonesia harus tumbuh dan berkembang secara optimal sehingga menjadi generasi penerus yang berkualitas tangguh, kreatif, jujur, sehat, cerdas dan berprestasi serta berakhlak mulia.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga