Pemuda - Mahasiswa Se - Jayapura Ikut Program Pelatihan Kewirausahaan

Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XVII/Cendrawasih bekerja sama dengan unit pengabdian masyarakat Institut Politeknik Universitas Indonesia (UI) mengadakan program pelatihan pembuatan susu kedelai untuk pengembangan jiwa kewirausahaan bagi pemuda dan mahasiswa di Jayapura.
Share it:
Persit KCK PD XVII/Cendrawasih bekerja sama dengan UPM Institut Politeknik(UI)
mengadakan program pelatihan pembuatan susu kedelai untuk pengembangan
jiwa kewirausahaan bagi pemuda dan mahasiswa di Jayapura
Sentani, Dharapos.com
Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XVII/Cendrawasih bekerja sama dengan unit pengabdian masyarakat Institut Politeknik Universitas Indonesia (UI) mengadakan program pelatihan pembuatan susu kedelai untuk pengembangan jiwa kewirausahaan bagi pemuda dan mahasiswa di Jayapura.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 orang terdiri dari kelompok masyarakat dan pemuda/i wilayah Pos 7 Sentani, mahasiswa/i PT Jayapura serta pengurus Persit KCK PD XVII/Cendrawasih, bertempat di pos 7 Sentani, Senin (6/2).

Ketua Persit KCK PD XVII/Cendrawasih, Dr. Endang Siburian menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat dan mahasiswa.

Diharapkan bagi peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat mengembangkan ilmu yang telah diberikan tersebut sehingga bisa memberi hasil dan menciptakan lapangan pekerjaan yang baru.

"Dalam berwirausaha harus memiliki rasa kemauan, dengan memulai dari yang sederhana kecuali jika kita memang memiliki modal besar. Karena terkadang orang berpikir para usahawan adalah orang yang sudah mapan dan memiliki banyak dana untuk menjalankan usahanya tapi apakah memang selalu seperti itu keadaannya? Tentu saja tidak," urainya.

Dunia wirausaha kini tidak hanya menjadi dunia bagi orang yang mapan dan memiliki banyak modal akan tetapi berwirausaha saat ini dapat juga dilakukan orang-orang kecil bahkan mahasiswa pun bisa melakukannya.

“Jika kita masih berstatus sebagai mahasiswa yang terkadang terbentur dengan jadwal kuliah maka solusinya adalah kita berpartner dengan orang lain yang memiliki keahlian, sebagai contoh kita mengolah bahan yang ada di sekitar kita seperti kacang kedelai kita olah menjadi susu kedelai. Inilah salah satu bentuk kemauan.
Yang penting kita harus mencoba dan mencari segmen pasar lain,” dorongnya.

Di samping itu, seorang wirausaha yang memiliki visi tidak akan takut gagal.

Ia sadar akan risiko yang akan dihadapinya tetapi ia tidak mudah menyerah. Karena seorang wirausaha berkeyakinan kuat untuk mencapai sasarannya dan beranggapan bahwa kegagalan adalah bagian dari proses menuju apa yang ia cita-citakan.

"Sumber keberhasilan seorang wirausaha juga terletak pada motivasinya dan dorongan untuk bisa melakukan, menemukan atau memberi nilai tambah pada produk atau jasanya biasanya lebih besar ketimbang motivasinya untuk sekedar punya bisnis atau mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Wirausaha yang sukses biasanya akan berusaha untuk meningkatkan kecepatan, ketepatan dan kemudahan, tanpa cepat merasa puas,“ tandas Ny. Endang.

Dalam kegiatan ini peserta selain mendapatkan pemahaman tentang kewirausahaan, mereka juga langsung melihat demontrasi pembuatan susu kedelai dengan menggunakan alat yang dibuat oleh para mahasiswa Politeknik Universitas Indonesia dan merasakan susu kedelai tersebut.

Persit juga memberikan dua alat pembuat susu kedelai kepada mahasiswa dan kelompok usaha mayarakat, karya mahasiswa Politeknik UI

Kegiatan ini di hadiri oleh Ketua Persit KCK PD XVII/Cenderawasih, Ibu Dra. Indriani Rebet, M.SI (Dosen Institut Politeknik UI), pengurus Persit KCK PD XVII/Cendrawasih, Pemuda/i kelompok usaha masyarakat Pos 7 Sentani, Mahasiswa/i PT di Jayapura.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Ekonomi

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga