Sejumlah Ormas Keagamaan Islam Jayapura Terima Sosialisasi Uang Baru

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua kembali melaksanakan sosialisasi uang baru.
Share it:
Kepala BI Papua Joko Supratikto (kanan) bersama salah satu peserta sosialisasi 
Jayapura, Dharapos.com
Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua kembali melaksanakan sosialisasi uang baru.

Dan kali ini, sasaran sosialisasi ditujukan kepada sejumlah ormas keagamaan Islam di Kota Jayapura.

"Perkembangan selama ini lebih banyak yang sensitif kawan-kawan dari Muslim sehingga kami harapkan sehabis mendapat sosialisasi ini para Ulama dan Ustad dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat di sekitarnya yang termasuk di dalam kelompok pengajiannya atau dibawakan di dalam khotbahnya," terang
Kepala BI Perwakilan Provinsi Papua, Joko Supratikto, saat dikonfirmasi, di Swiss Bell Hotel, Kamis (9/2).

Langkah sosialisasi ini sekaligus untuk mengklarifikasi ketidakbenaran isu-isu yang selama ini dengar masyarakat.

Supratikto juga mengakui dari berbagai macam sosialisasi yang sudah dilakukan, secara khusus di Papua tidak terlalu terpengharuh dengan isu-isu miring soal uang NKRI yang baru ini.

"Memang ada yang menanyakan tetapi mereka menanggapinya tidak secara emosional," tukasnya.

Di saat yang sama, salah satu peserta Sosialisasi, Toni Wanggai mengapreasiasi kegiatan yang di lakukan oleh pihak BI Perwakilan Papua.

Ia pun mengakui selama ini muncul isu-isu yang mengganggu, terkait dengan kerukunan umat Muslim di Papua maupun secara keseluruhan di Indonesia.

"Tetapi dengan adanya penjelasan dan klarifikasi dari BI, kami terutama ormas-ormas Islam dan umat Islam semakin jelas bahwa selama ini memang ada salah persepsi dari beberapa kelompok-kelompok ormas Islam Indonesia," akui Wanggai.

Dengan demikian, klarifikasi dari BI ini dapat memberikan pencerahan, dan juga dengan adanya pencetakan uang baru ini justru mengakomodir ke-Indonesia-an kita dari berbagai macam latar belakang, suku maupun Agama.

"Kami mohon kepada seluruh pimpinan ormas Islam yang ada di seluruh Indonesia untuk bisa menjelaskan kepada umatnya bahwa percetakan uang ini tidak ada motif politiknya," tukasnya.

(VIAN)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Ekonomi

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga