Tak Puas Kinerja Panwas Jayapura, Bawaslu Papua Diminta Turun Tangan

Puluhan massa pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro (Mario) menyampaikan aspirasinya di depan kantor Bawaslu Provinsi Papua, Senin (27/2).
Share it:
Puluhan massa pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Jayapura
Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro (Mario) menyampaikan aspirasinya
di depan kantor Bawaslu Provinsi Papua, Senin (27/2)
Jayapura, Dharapos.com
Puluhan massa pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro (Mario) menyampaikan aspirasinya di depan kantor Bawaslu Provinsi Papua, Senin (27/2).

Mereka menuntut agar Bawaslu Provinsi segera menanggapi secara serius dan segera turun untuk mengambil alih tahapan di tingkat bawah.

Koordinator demo, Otniel Deda kepada sejumlah wartawan mengatakan kedatangan tim paslon nomor urut 2 Kabupaten Jayapura tersebut berkaitan dengan kinerja jajaran pengawas di tingkat bawah.

"Kami datang ingin menyampaikan aspirasi kami kepada Bawaslu Provinsi Papua  bahwa kinerja dari Panitia Pengawas Kabupaten Jayapura tidak proporsional," cetusnya.

Pendemo yang tergabung dalam Koalisi Jayapura Baru ini beralasan bahwa penyelenggaraan di tingkat Panwas telah menciptakan informasi pembohongan publik.

Otniel kemudian merincikan, pada saat penyelenggaraan Pilkada 15 Februari lalu, Panwas mengaku telah terjadi KPPS siluman di 17 Distrik yang mana telah disampaikan pada Pleno tanggal 24 Februari.

"Panwas sampaikan tanpa ada aturan main dan dasar-dasar hukum yang berpihak pada kepentingan semua warga negara," beber Otniel.

Panwas kemudian dengan lantangnya berteriak pihak penyelenggara, KPPS ada siluman, sehingga pad 17 Distrik dilaksanakan pemilihan suara ulang (PSU).

"Di sini kami melihat bahwa Panwas telah memberikan informasi dengan tidak melihat struktur tingkat bawah.
Karena pada saat pleno, rekapan suara dan juga pada saat tanggal 15 Februari lalu penyelenggaraan berjalan secara baik dan tidak ada komplain dari saksi bakal calon yang hadir pada masing-masing TPS," jelasnya.

Otniel pun menegaskan, kalaupun ada kekeliruan dan keganjalan, maka harusnya di selesaikan sebelum Pilkada berjalan.

"Untuk itu tujuan kami ke sini agar Bawaslu Provinsi segera menanggapi secara serius dan segera turun untuk mengambil alih tahapan di tingkat bawah sehingga Kabupaten Jayapura secepatnya mendapat Bupati dan Wakil Bupati yang defenitif," pungkasnya.

(VIAN)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga