Warga Papua Kembali Serahkan Senjata Api kepada Aparat

Melalui pembinaan teritorial yang lebih mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan kesejahteraan, masyarakat mulai sadar dan mengerti tentang hukum dan pentingnya keamanan dan ketertiban di lingkungannya.
Share it:
Senjata laras panjang jenis Mouser buatan Belgia yang diserahkan MT
Jayapura, Dharapos.com
Melalui pembinaan teritorial yang lebih mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan kesejahteraan, masyarakat mulai sadar dan mengerti tentang hukum dan pentingnya keamanan dan ketertiban di lingkungannya.

Terbukti, seminggu lalu, salah satu warga masyarakat dengan kesadaran sendiri menyerahkan 1 buah senjata laras panjang rakitan dan 502 butir amunisi aktif kepada pihak Korem 172/PWY.

Dan kali ini, kembali lagi kesuksesan ditorehkan oleh para prajurit Korem 172/PWY dengan memberikan pemahaman hingga akhirnya mengambil hati masyarakat Papua yang kemudian  menyerahkan 1 pucuk senjata api laras panjang dan 15 butir munisi aktif kepada institusi yang sama.

Penyerahan senjata dilakukan sendiri oleh MT, yang merupakan mantan anggota kelompok GSPB wilayah perbatasan dan diterima langsung Kepala Seksi Intelijen Mayor Arm Fence D. Marani bertempat di Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Jum'at siang (10/2).

Danrem 172/PWY Kolonel Inf Boni C. Pardede saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa penyerahan senjata ini murni secara sukarela tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Menurut dia, pihaknya telah melaksanakan berbagai upaya dalam menciptakan situasi yang aman, damai dan tenteram di tanah Papua khususnya di wilayah Korem 172/PWY. Salah satunya dengan membangun kedekatan dengan masyarakat tanpa memandang bulu.

"Saya kira masyarakat di wilayah binaan Korem 172/PWY menerima apa yang telah kami laksanakan selama ini, sehingga mereka secara sadar dan sukarela membantu dalam menciptakan kondisi yang kondusif. Seperti penyerahan senjata ini," terang Danrem.

Dirincikan, adapun senjata yang diserahkan sebanyak 1 pucuk senjata standard laras panjang jenis mouser buatan Belgia dengan kondisi baik dan 15 butir amunisi kaliber 7.62 MM.

Pada kesempatan tersebut, Danrem pun menghimbau kepada warga masyarakat lain yang masih menyimpan senjata  dan amunisi, agar segera diserahkan ke pihak aparat atau langsung ke Korem.

"Kami akan sangat berterima kasih karena dengan menyerahkan senjata, itu berarti saudara-saudara kita di Papua telah menyadari dan membantu menciptakan keamanan di wilayah ini.

Danrem pun  berharap kedepannya akan semakin banyak masyarakat yang sadar akan hukum di negara yang melarang menyimpan senjata secara ilegal, sehingga Papua yang damai dan tenteram dapat terwujud.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga