141 Pasangan Kristen di Kota Jayapura Jalani Nikah Massal

Pemerintah Kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura kembali gelar nikah pencatatan sipil massal gratis.
Share it:
Sebanyak 141 pasangan Kristen saat menjalani prosesi nikah secara massal  
Jayapura, Dharapos.com  
Pemerintah Kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura kembali gelar nikah pencatatan sipil massal gratis.

Bertempat  di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Sabtu (4/3), sebanyak 141 pasangan nikah Kristen resmi dicatat sesuai Agama dan Undang-undang.

Nikah massal gratis ini juga menjadi salah satu agenda rutin Pemkot setiap tahunnya menjelang Hari Ulang Tahun Kota Jayapura yang kali ini memasuki usia ke 107 pada 7 Maret mendatang.

Sebelumnya, Pemkot juga telah menikahkan secara massal sebanyak 100 pasangan Muslim di tempat yang sama.

Salah satu tujuan dari kebijakan nikah massal ini dalam rangka mewujudkan  Kota Jayapura yang tertib administrasi.

Penjabat Wali kota, Daniel Pahabol, S.Pd, MM menilai masyarakat kota Jayapura, khususnya bagi 141 pasangan yang akan menjalani nikah pencatatan sipil selama ini berada di luar ketentuan.

Ratusan pasangan ini menurutnya, sudah hidup bersama sebagai suami istri namun belum dicatat oleh Pemerintah dalam hal ini belum melaksanakan nikah pencatatan sipil.

Sekda Kota Rasmus D. Siahaya, SH, MM selaku Pejabat Luar Biasa Pencatatan
Sipil saat mengetuk palu tanda pernikahan telah resmi 
Olehnya itu, lewat momen HUT ke 107 Kota Jayapura maka Pemerintah melalui Dispendukcapil setempat merangkul warga kota yang belum memiliki kejelasan status hukum perkawinan untuk menjalani pencatatan sipil secara gratis.

Dan hari ini kenyataan tersebut telah dibuktikan oleh Dispendukcapil Kota Jayapura yang kini ditetapkan sebagai roll model pelayanan publik guna mentatat 141 warga Kristen pada register pencatatan sipil.

Penjabat pun memastikan mereka yang di luar aturan kini telah diberikan kepastian status hukum pernikahannya agar terbentuk keluarga Kristen yang berkenan kepada Tuhan.

“Mereka juga bisa membentuk dan mengaturnya seperti apa yang diharapkan dan menjadikannya sebagai rumah tangga yang kokoh,” cetusnya.

Dengan proses ini juga agar pasangan catatan sipil massal dapat menjauhkan hal-hal yang dapat merusak rumah tangga mereka.

Di saat yang sama, Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura, Merlan S. Uloli, SE, MM juga menekankan
bahwa warga yang sudah dinikahkan secara gereja tetap diwajibkan mengikuti nikah pencatatan sipil
sesuai Agama dan UU.

Hal ini juga bertujuan agar posisi perempuan menjadi kuat sehingga dalam proses pengurusan akta kelahiran bagi anak tidak mengalami kesulitan.

Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd, MM saat menyerahkan akta nikah
kepada perwakilan pasangan pernikahan catatan sipil
“Karena anak yang lahir dari keluarga yang tidak tercatat maka pada saat pengurusan akta tidak bisa dilakukan karena kedua orang tuanya belum tercatat sebagai pasangan suami istri di Pemerintah,” bebernya.

Kadis pada kesempatan tersebut, juga mengaku kaget karena warga yang mendaftar kurang dari jumlah yang ditargetkan yaitu 200 pasangan.

“Perbandingannya sangat jauh dengan tahun kemarin yang mencapai 400 pasangan yang mendaftar untuk menjalani pencatatan sipil,” akuinya.

Hal ini menunjukkan bahwa Dispendukcapil Kota Jayapura telah berhasil dan sukses dalam menyosialisasikan aturan hukum terkait UU pernikahan.

“Masyarakat punya kesadaran untuk mencatatkan pernikahannya sesuai dengan agama dan undang-undang yang berlaku. Sehingga visi Pemerintah menjadikan kota yang tertib administrasi bisa terwujud,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil, Mariche Pattinama dalam laporan mengatakan pelaksanaan nikah massal dilakukan agar terwujudnya UU Perkawinan Nomor 1 Tahun 1975.

Dirincikan, sejak 2011 hingga 2017 tercatat jumlah pasangan nikah pencatatan sipil mecapai 1.921 pasangan suami istri.

Pantauan media ini, pencatatan sipil massal dilakukan oleh Sekertaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM selaku Pejabat Luar Biasa Pencatatan Sipil. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan akta pernikahan.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga