BTM - Pokja Tatap Muka Bersama Ratusan Pedagang Mama Papua

Wali Kota terpilih, DR. Benhur Tomi Mano, MM bersama Staf Ahli Presiden yang juga Ketua Pokja Papua, Judith J. Dipodiputro dan Area Manager Divre Perum Damri Jayapura, Ferdik Sakona melakukan tatap muka dengan ratusan pedagang Pasar Mama-mama Papua.
Share it:
Wali Kota terpilih BTM,  Pokja Papua dan pimpinan Damri saat melakukan tatap muka
bersama pedagang Pasar Mama-mama Papua
 
Jayapura, Dharapos.com 
Wali Kota terpilih, DR. Benhur Tomi Mano, MM bersama Ketua Pokja Papua, Judith J. Dipodiputro dan Area Manager Divre Perum Damri Jayapura, Ferdik Sakona melakukan tatap muka dengan ratusan pedagang Pasar Mama-mama Papua.

Pertemuan berlangsung di pasar Mama Papua baru, yang berlokasi di Jalan Percetakan Kota Jayapura, Rabu (1/3) dalam rangka membicarakan hal-hal berkaitan erat dengan penempatan pada pasar tersebut.

Kepada ratusan Mama-mama pedagang Papua, calon Wali Kota yang akrab disapa BTM ini memastikan bahwa pasar baru ini nantinya akan ditempati oleh seluruh mama Papua yang menempati pasar lama.

"Kemudian, apabila ada los yang kosong pada pasar baru ini maka mama-mama Papua yang berjualan di emperan-emperan toko di pusat kota Jayapura akan diarahkan juga sehingga tidak ada para penjual yang berhamburan di depan emperan toko batu sekaligus mereka terhindar dari hujan panas dan debu," lanjutnya.

Dengan demikian, agar pembeli yang datang untuk berbelanja tidak kemana-mana tapi semuanya terfokus di pasar Mama Papua yang baru.

"Selain itu juga mama-mama Papua penjual noken di depan Bank Papua semuanya akan dimasukkan di dalam pasar tersebut agar mereka juga mendapat penghasilan yang sama. Sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi yang terus bertambah dan membaik," harap BTM.

Pada kesempatan tersebut, putra asli Port Numbay ini juga mengingatkan mama-mama Papua bahwa di pasar baru ini tidak boleh ada yang melakukan transaksi penjualan togel.

Ia pun berjanji akan membasmi peredaran togel di Kota Jayapura.

Meski ada sebagian orang yang beranggapan apabila mereka tidak menjual togel lalu apa yang harus mereka makan.

"Burung-burung di udara tidak mengumpulkan makanan tapi mereka hidup dan diberi makan oleh Tuhan apalagi kita selaku manusia yang mempunyai akal budi dan pikiran," cetusnya.

Suasana saat tatap muka pedangang mama Papua di areal pasar baru
Lebih lanjut, urai BTM, pasar ini akan ditata dan diatur sehingga semua orang bisa berjualan dengan baik.
"Mama-mama juga nantinya akan mengenakan seragam khusus agar penampilan di pasar ini yang mulai dibuka dari pagi sampai malam ini membuat daya tarik bagi masyarakat Kota Jayapura yang hendak berbelanja," urainya.

Pemerintah kota nantinya juga akan bekerja sama dengan Pokja Papua agar ada warga asli yang menjual daging di pasar baru ini.

"Sehingga rencana peresmian pada Mei nanti oleh Presiden RI akan terlaksana dengan baik karena mama-mama penjual di pasar ini sudah siap dan masalah tanah pun tidak akan menghambat proses peresmian nanti," tandas BTM optimis.

Pasar Baru ini juga akan dilengkapi Solaria serta tempat untuk wartawan yang gratis Wifi-nya bertempat di lantai 3.

Di tempat yang sama, Ketua Pokja Papua juga mengatakan bahwa mama-mama yang akan berjualan di pasar baru ini nantinya akan mengikuti pelatihan bekerja sama dengan Solidaritas Pedagang Papua (SOLPAP).

Hal ini akan dilakukan agar mama mama Papua bisa maju usahanya serta turut pula merubah kehidupannya menjadi jauh lebih baik dari saat ini.

Nantinya juga akan ada pelatihan tentang cara pola hidup yang sehat bagi mama-mama termasuk didalamnya cara mengurus dagangannya.

Dalam pelatihan tersebut, mama-mama akan diberi kesempatan seluas-luasnya mengungkapkan apa yang menjadi masalah yang dihadapi mereka sendiri.

"Apakah itu masalah perdagangan ataupun terkait status keperempuanan mereka sebagai ibu terhadap anak-anak. Begitu juga dengan pelatihan lainnya yang juga akan dilaksanakan," sambungnya.

Area Manager Divre Perum Damri Jayapura, Ferdik Sakona juga menambahkan setelah masalah lahan
pasar ini selesai maka Perum Damri akan melakukan serah terima lahan dengan Pemkot agar pasar ini dapat segera digunakan.

Pihaknya juga mengucap syukur karena Wali Kota terpilih BTM telah memberikan tanah di pasar Youtefa untuk digunakan oleh Perum Damri sebagai ganti lahan yang telah di bangun pasar Mama Papua.

"Intinya, setelah masalah tanah ini selesai maka Perum Damri akan melakukan serah terima lahan dengan Wali Kota terpilih DR. Benhur Tomi Mano, MM agar pasar ini dapat segera digunakan," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Ekonomi

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga