Dishub Kota Jayapura Siap Operasikan 5 Unit BRT di Jalur Utama

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perhubungan setempat pada tahun ini akan mengoperasikan 5 unit Bus Rapid Transit (BRT).
Share it:
Elby Uneputty, A.Md. Trans
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perhubungan setempat pada tahun ini akan  mengoperasikan 5 unit Bus Rapid Transit (BRT).

BRT ini merupakan sebuah sistem bus yang cepat, nyaman, aman dan tepat waktu yang akan melintas pada jalur utama  Kota Jayapura.

Dalam operasionalnya, bus ini juga akan memberikan kenyamanan karena di lengkapi dengan fasilitas Air Conditioner (AC) sehingga masyarakat juga terlayani dengan aman dan nyaman.

Kapasitas setiap bus dapat menampung hingga 30 penumpang, dengan rincian 20 orang duduk dan 10 berdiri.

"Nantinya ada dua koridor yang akan dipakai yakni terminal Mesran yang akan dibuka untuk melayani rute Angkasa  dan Dok 9.  Sedangkan koridor kedua akan melayani rute Abepura," rinci Kepala Dishub Kota Jayapura, Elby Uneputty, A.Md.Trans, yang dikonfirmasi, Jumat (9/3).

BRT, lanjut dia, dinilai sangat baik karena kualitas pelayanannya yang lebih baik jika dibandingkan pelayanan angkutan umum lainnya.

"Ke 5 unit BRT ini akan di jalankan oleh badan baru yang akan dibentuk yakni Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). termasuk juga kapal wisata milik Pemerintah Kota Jayapura," lanjutnya.

Selain itu, diperlukan juga  regulasi UU sehingga BRT menggunakan plat kuning.

"Kalau tidak ada regulasi itu, maka kita tidak bisa membuat plat kuning karena untuk kendaraan umum harus menggunakan plat kuning," ungkap Uneputty.

Dijelaskan pula, 5 unit BRT ini tidak akan masuk ke jalan  lorong namun hanya melintas di sepanjang jalan utama sehingga masyarakat atau penumpang yang hendak bepergian seperti dari arah Cigombong harus terlebih dahulu turun ke jalan utama dan menggunakan halte khusus untuk selanjutnya menggunakan jasa BRT.

Untuk itu, Uneputty berharap agar masyarakat dapat mendukung program ini juga para pengemudi angkutan umum lainnya, agar bisa memahami apa yang dilakukan oleh Pemerintah terhadap masyarakat tersebut.

Diakuinya pula, Pemerintah sengaja menghadirkan BRT di Kota Jayapura karena melihat kondisi angkutan umum lain yang sebenarnya sudah tidak layak jalan, namun masih dioperasikan.

Hal ini juga yang membuat resah para penumpang saat menggunakan jasa angkutan tersebut termasuk status jalan yang hanya satu arah.

"Belum lagi bertambahnya mobil setiap tahun sehingga membuat Pemerintah kota dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Jayapura mengalami kesulitan untuk mengaturnya," sambungnya.

Untuk tahap uji coba ini, Pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan RI baru memberikan 5 unit bus dan nantinya juga akan bertambah hingga 20 unit.

Sementara untuk halte bus BRT telah direncanakan oleh Dishub Kota Jayapura akan didirikan pada dua titik dan sisanya nanti sekitar 20 titik yang akan diberikan tangga dengan tinggi 1 meter agar bisa dijangkau oleh masyarakat.

"Pemerintah mengambil langka ini, tentu demi kepentingan masyarakat umum sehingga diharapkan masyarakat juga dapat mendukung hal ini," tandasnya.

Untuk masalah tarif masih akan dibicarakan karena nantinya akan ditentukan antara Rp 3000 hingga  Rp 4500.

"Nanti akan dibicarakan setelah ada tim yang ditugaskan untuk menghitung jarak dan tarif tersebut," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga