Doa dan Kado Ultah Sang Perwira dari Gerbang Pintu Perbatasan Negara

Tak jarang seseorang menunggu momen indah dan penuh bersejarah dalam setiap perjalanan hidupnya saat usianya bertambah.
Share it:
Gerbang perbatasan RI - PNG
Jayapura, Dharapos.com
Tak jarang seseorang menunggu momen indah dan penuh bersejarah dalam setiap perjalanan hidupnya saat usianya bertambah.

Bahkan demi menyambutnya, persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari bersama keluarga tercinta.

Terinspirasi dari sebuah kisah yang dialami salah seorang perwira TNI yang sedang menjalankan tugas operasi pengamanan di perbatasan antara RI dengan Papua New Guinue (PNG), personel Satgas Pamtas Yonif 122/Tombak Sakti ini kemudian menulis sekelumit perjalanan kisah uniknya saat merayakan momen indah Hari Ulang Tahun (HUT) untuk sang istri tercintanya saat berada di ujung perbatasan Nusantara tempatnya bertugas.

Setahun yang lalu, sang istri pernah menyempatkan diri untuk terbang dari Jakarta menuju Medan hanya untuk memberikan kejutan saat dirinya merayakan ulang tahun yang ke 41.

Kejutan itu dilakukan sang istri disela-sela kesibukannya saat menjalani latihan Pratugas bersama Batalyon Infanteri 122/Tombak Sakti.

Diakuinya bahwa perayaan ulang tahun mereka selalu dirayakan tepat setiap Maret.

"Kami sama-sama lahir di bulan Maret, jarak kami hanya selisih 9 hari, jadi kami sering merayakannya secara bersama-sama entah di tanggal 17 atau di tanggal 26 bulan Maret," ungkap sang Perwira.

Namun kali ini, momen spesial tersebut tidak bisa dilakukan karena keberadaannya yang  jauh di ujung  timur Indonesia atau tepatnya di negeri berjuluk “Bumi Cenderawasih” ini bersama tiga Batalyon Infanteri lainnya yang bertugas di sektor utara Papua.

Keinginannya untuk merayakan HUT bersama istri tercinta terpaksa dilakukan di sebuah tempat yang berbeda.

"Walaupun kami berjauhan tapi ada cara-cara yang unik untuk merayakan dan mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan YME atas limpahan rahmat dan karunia-Nya yang hingga saat ini kami masih diberikan kesehatan dan kebahagiaan," ungkap sang Perwira dengan penuh rasa syukur.

Hari ini (kemarin, red) tepat tanggal 26 Maret 2017, dirinya memberikan sebuah kejutan untuk HUT istrinya yang ke 37.

"Sudah hampir dua tahun kami berpisah karena tugas, saat ini saya ingin memberikan sebuah kejutan dengan
perayaan kecil di atas tower mercusuar yang berdiri tepat di perbatasan yang memisahkan antara RI dengan Papua New Guinue," ucapnya pagi ini sambil bersiap bergegas meninggalkan posnya menuju mercusuar.

“Anda akan bisa melihat pemandangan yang indah dari atas bangunan ini, bayangkan anda bisa melihat hamparan laut Pasifik yang biru dan bibir pantai karang yang membentang dari negara kita sampai di perkampungan Wutung milik negara Papua New Guinue," cetusnya senang.

Memang saat berada di atas ketinggian bangunan mercu suar tersebut, bisa terlihat langsung betapa eksotisnya pemandangan yang membentang di perbatasan RI-PNG.

“Hamparan birunya lautan Pasifik  dapat kita lihat sejauh cakrawala membentang, belum lagi hamparan hutan Papua yang hijau menyelimuti gunung Pawa,” pujinya.

Perlu diketahui, bangunan mercu suar yang berdiri kokoh di perbatasan RI - PNG merupakan salah satu ikon bangunan yang berdiri di kawasan tersebut.

Selain dinding  pagar yang berdiri kokoh membatasi kedua negara, juga ada ikon lain berupa bangunan megah kantor PLBN yang pengerjaannya dipercayakan kepada PT Nindya Karya.

Sungguh sebuah tempat yang indah, dan tak heran jika banyak turis lokal dan mancanegara yang rela berkunjung ke tempat ini.

Dalam perayaan kecil pada HUT sang istri tercinta kali ini, sang Perwira memanjatkan doa dan harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar dirinya dapat cepat menyelesaikan tugas dengan baik dalam menjaga perbatasan RI-PNG, dan bisa kembali segera berkumpul dengan keluarga tercinta.

“Sebagai prajurit TNI, doa dan harapan ini tidaklah muluk-muluk, tapi yang harus diketahui adalah doa dan harapan ini adalah sebagai wujud kecintaan saya kepada Negara dan keluarga,” tukasnya.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga