Harga Cabai Melonjak, Bulog Papua Tanggapi Serius

Harga cabai di Kota Jayapura yang melambung tinggi selama hampir sebulan ini, turut menjadi perhatian serius dari Bulog Divre Papua dan Papua Barat.
Share it:
Kepala Bulog Divre Papua dan Papua Barat, M. Attarizal saat menggelar
konferensi pers terkait melonjaknya harga cabai di Papua 
Jayapura, Dharapos.com
Harga cabai di Kota Jayapura yang melambung tinggi selama hampir sebulan ini, turut menjadi perhatian serius dari Bulog Divre Papua dan Papua Barat.

Demikian pernyataan Kepala Bulog Divre Papua dan Papua Barat, M. Attarizal dalam konferensi pers yang digelar Jumat (24/3).

Ia pun mengaku jika penyebab dari  melonjaknya harga cabai tersebut terutama dipengaruhi suplai dari produsen.

“Tim dari Bulog juga turun ke daerah kemudian bertemu dengan petani dan menanyakan keluhannya, hanya saja memang terjadi lonjakan karena faktor iklim yang menjadi penyebabnya,” akui Attarizal.

Bulog, lanjut dia,  sangat ingin membantu masyarakat dan juga petanri di dalam panen. Sehingga untuk itu, pihaknya  membeli cabai dari Merauke yang per kilonya dijual Rp 100 ribu dan akan dijual dengan harga yang sama tetapi dengan jumlah yang tidak banyak dan terbatas.

Sebagai bentuk perhatian, pihaknya juga menggelar program jualan secara mobile dan di halaman kantor .

"Kita memantau harga pasar setiap hari dan berkoordinasi dengan pihak Statistik. Kalau ada produsen di Arso kita tetap ambil juga kalau produksinya baik dan menghasilkan panen. Tapi sejauh ini stok cabai lokal masih sangat sulit didapat," bebernya.

Attarizal menambahkan, kenaikan harga cabai saat ini belum masuk dalam penugasan, tapi pihaknya akan mencoba membantu.

“Sebab hal ini tidak hanya terjadi di Papua saja tetapi juga secara Nasional,” pungkas Attarizal.

(VIAN)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Ekonomi

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga