Hari Ini, HUT ke 107 Pekabaran Injil di Tanah Tabi Diperingati

Tepat 10 Maret 2017, menjadi momen peringatan Hari Ulang Tahun ke 107 Pekabaran Injil di Tanah Tabi.
Share it:
Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd, MM saat menyampaikan sambutan
Jayapura, Dharapos.com 
Tepat 10 Maret 2017, menjadi momen peringatan Hari Ulang Tahun ke 107 Pekabaran Injil di Tanah Tabi.

Mengawali sambutannya, Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd, MM, menegaskan Pemerintah adat dan gereja menjadi pilar utama dalam membangun sumber daya manusia di Tanah Tabi.

Dikatakan, Gereja Kristen sejak dulu memiliki legitimasi yang kuat dan mendasar bagi upaya membangun dan menciptakan tatanan kehidupan warga masyarakat yang lebih bermoral, beretika memiliki tata krama berakhlak baik dan takut akan Tuhan.

Dengan memperhatikan masuknya nilai-nilai kehidupan moral, iman, hukum dan sosial yang berindikasi bahwa ada yang tidak beres sehingga Pemerintah tentunya mempunyai kewenangan untuk memperbaiki dan mengarahkan warga masyarakat untuk menjalani kehidupan sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Untuk itu pula, Pemerintah akan terus mengayomi khususnya di kalangan gereja bahkan mempertahankan lembaga-lembaga pranata sosial, lembaga adat hingga paguyuban," terangnya.

Prosesi masuknya pelayan firman diiringi tarian adat kampung
Sudah barang tentu hal ini akan menjadi sorotan utama dimana hidup masyarakat tidak lagi sejalan dengan nilai-nilai keagamaan yang diajarkan.

Lanjut Penjabat, momen perayaan 107 Tahun Injil Masuk di Tanah Tabi merupakan bentuk ungkapan syukur bagi Kemuliaan Nama Tuhan.

"Tentu kepada kita adalah memuliakan Allah karena kesabaran dan keagunggan-Nya, Dia adalah gembala utama dalam kehidupan kita dimana ketidakberdayaan dan ketergantungan kita hanya kepada Tuhan. Dan hanya oleh kemurahannya, kita boleh hidup dan membangun kehidupan di tanah ini," ucapnya.

Proses pekabaran Injil di tanah Tabi, lanjut Pahabol mulai dilakukan secara penuh sehingga saat  itu juga Metudebi, menjadi pusat pendidikan pertama di Jayapura. Dimana pada masa itu, Van Hasselt dan guru Laurens Tanamal dibantu Waro Itaar sebagai juru bahasa yang berfungsi menjadi penerjemah.
Tentu banyak tantangan yang mereka hadapi karena masyarakatpada masa itu masih kukuh mempertahankan kepercayaan leluhur.

Tampak Ketua TP-PKK dan Ketua DWP Kota Jayapura
"Namun tantangan tersebut semakin memperkuat pertumbuhan kerja hingga saat ini sehingga kondisi ini tentunya mengisyaratkan bahwa gereja di Tanah Tabi harus mempersiapkan umat untuk hidup dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada," lanjutnya.

Untuk itu, pula Pemerintah akan terus mengayomi khususnya di kalangan gereja bahkan mempertahankan lembaga-lembaga pranata sosial, lembaga adat dan paguyuban.

"Sejarah ini menunjukkan bahwa di Pulau Metu Debi, Teluk youtefa pada 10 Maret 19 10, misionaris Belanda pendeta F. J. F. Van Hasselt untuk pertama kalinya menginjakkan kakinya setelah berlayar dari Pulau Mansinam tempat misionaris Ottow dan Geissler.

"Sejarah ini  tidak bisa dilepas pisahkan dari sejarah masuknya Injil di Pulau Mansinam Manokwari Provinsi Papua Barat pada tanggal 5 Februari 1855," cetusnya.

Untuk itu, Penjabat mengajak seluruh masyarakat dan warga gereja untuk menggalang satu kekuatan positif dengan semangat baru untuk mendorong dan menjalani kerja sama yang kokoh dalam ikatan kasih Persaudaraan yang erat.
Suasana perayaaan HUT ke 107 Injil Masuk di Tanah Tabi, Jumat (10/3) 
Dalam membangun masyarakat kota Jayapura  agar semakin beriman, mandiri, sejahtera, modern dengan tetap mempertahankan dan melestarikan kearifan-kearifan lokal.

"Saya minta seluruh masyarakat kota Jayapura agar dalam keluarga dan tempat kita bekerja teruslah untuk berdoa. Dan tak lupa memperkatakan firman dalam setiap nafas hidupmu karena kita adalah saksi Tuhan serta jadilah pembawa damai sejahtera Allah di mana saja kita berada," tukas Penjabat mengakhiri sambutannya.

Perayaan Pekabaran Injil ke 107 tahun berlangsung di bawah sorotan tema "Oleh Injil Itu Kamu Diselamatkan, Asal Kamu Teguh Berpegang Padanya".

Ibadah yang di pusatkan di Pulau Metu Debi, Jumat (10/3), turut dihadiri Sekda kota Jayapura Rasmus D. Siahaya, SH, MM, Ketua LMA Port Numbay, Ketua klasis GPI Nabire-Jayapura, Sekretaris Klasis GKI Jayapura, Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura, Ketua TP PKK dan DWP kota Jayapura, para ondoafi serta tamu undangan lainnya.

Hadir pula dalam perayaan tersebut, Wali Kota Jayapura terpilih DR. Benhur Tomi Mano, MM.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga