Jajaran TNI di Mimika Tunjukkan Kepeduliaannya pada Rakyat

Kekuatan TNI yang bersandar kepada rakyat, merupakan bentuk aplikasi pertahanan semesta yang melibatkan seluruh potensi bangsa untuk turut serta dalam bela negara.
Share it:
Xaverius Lawia, salah satu warga Desa Bhintuka yang hidup sebatang kara dan menderita
cacat tubuh mendapat kunjungan dari Kasdim 1710 Mimika dan jajarannya. 
Mimika, Dharapos.com
Kekuatan TNI yang bersandar kepada rakyat, merupakan bentuk aplikasi pertahanan semesta yang melibatkan seluruh potensi bangsa untuk turut serta dalam bela negara.


Kedekatan dan kebersamaan TNI - rakyat merupakan inti dan pusat kekuatan dari sistem pertahanan semesta yang dianut Bangsa Indonesia.

Sebagaimana Panglima Besar Jenderal Soedirman pernah menyatakan bahwa hubungan TNI dan rakyat
adalah ibarat ikan dan air.

Artinya, Ikan tidak akan hidup tanpa air. Rakyatlah yang mengandung, merawat, dan membesarkan TNI, sehingga TNI harus menegaskan jati diri sebagai tentara rakyat.

Untuk itu, sebagai tentara rakyat, TNI tidak boleh melupakan rakyat dan menyakiti hati rakyat. TNI tidak boleh berjarak dengan rakyat serta harus selalu bersama-sama rakyat. Hanya dengan bersama-sama rakyat, TNI akan kuat dalam menjalankan tugas pengabdian pada bangsa dan negara.

Sejak awal, TNI memang tidak dirancang untuk hidup sendiri, TNI menyadari bahwa keberadaannya berasal dari rakyat, berstatus anak kandung rakyat dan dibesarkan oleh rakyat, maka tidak ada alasan bagi prajurit TNI untuk selalu dekat, bersama-sama dan menghormati serta membela Rakyat.

Memahami hal tersebut, Kodim 1710/Mimika melakukan anjangsana dan silaturahmi ke rumah-rumah masyarakat di Desa Bhintuka untuk mengetahui lebih dekat kesulitan yang dialami oleh masyarakat setempat sekaligus memberikan bantuan.

Kunjungan dilaksanakan pada Minggu (5/3) yang dipimpin langsung Kepala Staf Kodim 1710/Mimika Mayor Inf. Antony Triwibowo.

Salah satu anggota Kodim 1710/Mimika berkesempatan membagikan minuman ringan kepada warga 
Dalam kegiatan tersebut, para personel TNI ini mengunjungi salah satu warga, Xaverius Lawia, yang hidup sebatang kara dan menderita cacat tubuh sehingga kesulitan untuk melakukan kegiatan sehari-hari.
Bahkan Xaverius juga kesulitan kalau ke WC karena tidak ada jamban di rumahnya.

Melihat kondisi tersebut, Kodim 1710/Mimika langsung membantu dan membuatkan jamban serta memperbaiki rumahnya.

Bukan itu saja, kunjungan juga dilakukan kepada warga yang lain dimana masih banyak yang harus dilakukan untuk membantu meringankan beban hidup mereka.

Usai berkunjung ke rumah-rumah masyarakat, Kasdim sekaligus melakukan peninjauan lokasi rencana
tempat akan dilaksanakan program TMMD mendatang yang akan dilaksanakan di Desa Bhintuka.

Kodim 1710/Mimika memilih tempat ini karena masih banyak masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan.

Kasdim 1710/Mimika juga menyampaikan Indonesia memiliki banyak sifat dan karakter budaya luhur yang tidak dimiliki bangsa lain, sehingga kegiatan silaturahmi seperti ini diharapkan dapat menjadi perekat serta penguat persatuan dan kesatuan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Raya.

“Kita harus bergandengan tangan saling bantu, pantang menyerah, komitmen, rela berkorban, dan yang terpenting berjuang tulus dan ikhlas untuk rakyat, bangsa dan negara,” kata Kasdim.

Kepala Desa Bhintuka, Bendi Payokwa ketika ditanya tentang rencana TMMD yang akan dilaksanakan di wilayahnya mengaku masyarakat sangat senang dengan program tersebut.

”Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI dan Pemerintah yang telah menaruh perhatian kepada kami dan harapan kami  ke depan kegiatan TMMD dapat dilakukan lebih luas demi kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Warga setempat merespon positif rencana TMMD ini dan mengharapkan adanya perhatian dari Pemerintah agar kegiatan TMMD dilakukan lebih luas untuk membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Sebelum kembali, seluruh anggota berbincang-bincang sambil membagikan minuman ringan kepada masyarakat.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga