Jelang HUT ke 107, Pemkot Jayapura Gelar Nikah Massal Gratis

Rutin setiap tahun menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jayapura, Pemerintah kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat memprogramkan nikah gratis bagi masyarakat.
Share it:
Salah satu pasangan nikah massal saat mengikuti prosesi disaksikan Kadisdukcapil Kota Jayapura
Jayapura, Dharapos.com
Rutin setiap tahun menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jayapura, Pemerintah kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat memprogramkan nikah gratis bagi masyarakat.


Dan untuk tahun ini, jelang HUT ke 107 Kota Jayapura, sebanyak 100 pasangan Muslim diikutkan dalam program nikah gratis.

Ijab Qobul dilaksanakan di Gedung Sian Soor, Kantor Wali kota Jayapura, Kamis (2/3).

Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd, MM, mengatakan pencatatan perkawinan sesungguhnya memberi manfaat dan kesempatan yang baik kepada pasangan suami - istri.

Terlebih untuk mengurus berbagai kebutuhan dokumen seperti akta kelahiran anak sebagai bentuk pengakuan hukum.

Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol, S.Pd MM saat menyampaikan sambutan
Salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengurusan hak atau penertiban dokumen pencatatan sipil, Pemkot Jayapura melalui Dispendukcapil setempat berupaya meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat, dalam hal ini bekerja sama dengan berbagai pimpinan  agama.

"Tentunya agar warga memperoleh kepastian hukum terhadap status perkawinan yang tercatat oleh Pemkot," tandasnya.

Masyarakat yakni umat Muslim, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha kini semakin sadar bahwa sistem penyelenggaraan pelaporan administrasi kependudukkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun suatu pemerintahan yang baik.

"Dan Pemerintah Indonesia pada hakekatnya berkewajiban memberikan perlindungan terhadap status hukum kependudukan yang dialami oleh setiap penduduk Indonesia termasuk bagi warga kota Jayapura," tukasnya.

Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura, Merlan S. Uloli, SE, MM juga megaku senang karena target 100 pasangan nikah gartis warga Muslim bisa tercapai.

Penjabat saat menyerahkan buku nikah kepada salah satu pasangan nikah massal
"Warga yang nikah saat ini adalah mereka yang sudah hidup bersama, namun nikah secara hukum negara belum dilakukan," akuinya.

Karena dalam rangka HUT ke 107 maka Pemkot melalui Dispendukcapil Kota Jayapura melakukan nikah gratis.

Merlan berharap dengan dilaksanakannya nikah massal sesuai dengan UU Nomor 1 Tahun 1974 sehingga secara hukum mereka bisa mendapatkan akta nikah dari KUA.

"Tentu agar anak-anak yang lahir dari pasangan ini juga bisa diterbitkan akta kelahiran oleh Dispendukcapil Kota Jayapura," harapnya.

Srikandi yang berhasil membawa Dispendukcapil Kota Jayapura hingga menyandang ISO 2008 mengungkapkan juga jika Sabtu (4/3) mendatang, Pemkot juga akan menikahkan 200 pasangan nikah secara Kristen.

Pasangan lainnya  yang juga mendapat pelayanan yang sama
Ia pun berharap kepada para pasangan usai  program nikah massal dapat segera menindaklanjuti  dengan pengurusan dokumen yang selama ini belum dimiliki seperti Kartu Keluarga (KK) maupun akta kelahiran bagi anak-anak.

Dengan demikian, visi Pemkot untuk menjadikan kota yang tertib administrasi bisa terwujud.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil, Mariche Pattinama dalam laporan mengatakan pelaksanaan nikah massal dilakukan agar terwujudnya keluarga yang tercatat perkawinan sesuai dengan UU perkawinan.

Dilaporkan tahun 2011 sampai 2017 tercatat jumlah pasangan nikah Ijab Qobul massal bagi warga muslim sebanyak 750 pasang suami istri yang dibiayai oleh Pemkot Jayapura secara gratis.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga