Pemkot Gelar Bimtek Penyusunan Dokumen Pengadaan OPD

Pemerintah kota melalui Bagian Pengadaan Barang /Jasa Sekretariat Daerah Kota Jayapura melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan dokumen pengadaan langsung pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Share it:
Bimtek pengadaan bertempat di Hotel Said Papua yang dihadiri seluruh pimpinan OPD
dan para bendahara barang/jasa selama dua hari dari tanggal 1-2 Maret 2017.
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah kota melalui  Bagian Pengadaan Barang /Jasa  Sekretariat Daerah Kota Jayapura melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan dokumen pengadaan langsung pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal ini guna terciptanya penyeragaman pemahaman dalam menyusun dokumen pengadaan langsung, barang dan jasa sesuai aturan, serta memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang prinsip dasar pelaksanaan pengadaan langsung barang dan jasa pemerintah.

Bimtek tersebut dilaksanakan Rabu (1/3), di Hotel Said Papua yang dihadiri seluruh pimpinan OPD dan para bendahara barang/jasa selama dua hari dari tanggal 1-2 Maret 2017.

Ketua Panitia, Nancy Kumendong dalam laporannya mengatakan tujuan dilaksanakan Bimtek dalam rangka terciptanya penyeragaman pemahaman dalam menyusun dokumen pengadaan langsung, barang dan jasa sesuai aturan atau ketentuan yang berlaku.

Kemudian, memberikan pengetahuan substantif, pemilihan penyedia, memberikan panduan teknis dasar pelaksanaan pemilihan langsung barang jasa Pemerintah berdasarkan Perpres 54 Tahun 2010 serta perubahannya.

Selanjutnya, membahas dan memahami prosedur administratif lengkap terkait pelaksanaan pengadaan barang langsung sejak persiapan, pelaksanaan pertanggungjawaban administratif dan teknis.

Serta, memberikan pengetahuan umum tentang aspek penyelenggaraan pemeliharaan dan perpajakan pada pengadaan langsung.

"Bimtek  yang dilaksanakan selama dua hari ini diikuti oleh pejabat pembuat komitmen ,pejabat pengadaan dan calon pejabat pengadaan sebanyak 100 orang," rincinya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Jayapura Rasmus D. Siahaya, SH, MM dalam arahannya mengatakan Pemkot melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa melakukan  bimtek tetapi tidak terlepas juga dari  pendampingan-pendampingan.

Dirincikan, ada dua kelompok pengadaan barang dan jasa, yakni pelelangan dan pemilihan langsung.

Sekda Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM saat membuka Bimtek secara resmi
"Proses pelelangan merupakan tugas dari Pokja-pokja yang dikendalikan oleh bagian pengadaan barang dan jasa. Sementara untuk pengadaan langsung dikendalikan langsung oleh pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen," urainya.

Dengan demikian, KPA dan PPK memahami dan mengarahkan semua tahapan pemberkasan dan apa saja yang terkait dengan pengadaan langsung agar sesuai dengan ketentuan yang ada.

"Maka dari itu, Bimtek ini  merupakan sebuah kegiatan yang strategis sehingga cepat didorong untuk dilakukan lebih awal sebelum proses-proses itu berlangsung," tandas Sekda.

Saat ini, OPD lagi melakukan revisi hanya sampai bulan Maret 2017.

Karena itu, Sekda meminta agar peserta Bimtek dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan serius selama dua hari sehingga tidak membebani  BPBJ dan pokja-pokja yang ada untuk ikut  nimbrung di dalam penyusunan dokumen pengadaan barang dan jasa secara langsung di OPD masing-masing.

"Kita harus rebut kesempatan ini agar selain benar melakukan semua hal sesuai ketentuan, tetapi juga kita bisa membagi kepada teman-teman lain di kabupaten/kota yang lain di Papua dan Papua Barat," ajaknya.

Dengan mendapat pendampingan, bukan berarti harus mempromosikan atau membanggakan diri tetapi hal ini terjadi karena  kesungguhan dan rasa tanggung jawab dari semua pimpinan OPD dan PPK.

"Sekecil apapun kegiatan yang kita lakukan daya ungkitnya akan memberikan vibrasi positif untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat akan menikmati pelayanan  yang transparan, akuntabel dan memuaskan," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian BPBJ, Matias B. Mano, S.Par, MKP mengatakan penyusunan dokumen pengadaan langsung memang ada di masing-masing OPD.

Dimana nilai pekerjaan di bawah 500 juta yaitu paket pengadaan langsung baik barang, jasa ataupun konstruksi dilakukan langsung di masing-masing OPD.

"Sehingga kami merasa perlu menyatakan bahwa kapasitas atau SDM yang ada di masing-masing OPD, perlu dilatih dan dibimbing agar mereka mampu untuk menyusun dokumen pengadaan secara langsung di instansi masing-masing," urainya.

Ditambahkan, BPBJ khusus melaksanakan pelelangan pada paket pekerjaan 500 juta ke atas.

"Artinya Bimtek ini juga untuk meringankan beban Tugas dari bagian pengadaan barang dan jasa," tukasnya.
Narasumber yang dihadirkan pada kegiatan Bimtek yakni dari LKPP RI, Rafan Mokoginta yang merupakan salah satu ahli pengadaan di Indonesia.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga