Sekda : Aset Negara Tidak Bisa Dikelola Ormas

Pasar Mama-mama Papua merupakan aset negara yang harus dikelola oleh pemerintah dan tidak bisa dikelola oleh organisasi kemasyarakatan (ormas).
Share it:
Sekda Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM
Jayapura, Dharapos.com 
Pasar Mama-mama Papua  merupakan aset negara yang harus dikelola oleh pemerintah dan tidak bisa dikelola oleh organisasi kemasyarakatan (ormas).

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya, SH, MM yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (21/3).

Pernyataan ini sekaligus menjawab Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap) sebagai salah satu ormas yang berkeinginan mengelola pasar tersebut.

Meski demikian, Pemerintah Kota Jayapura menyampaikan ucapan terima kasih karena Solpap telah berusaha keras untuk memperjuangkan hak Orang Asli Papua (OAP) sehingga bisa mendapat tempat berjualan yang representatif untuk melakukan aktivitas jual beli.

“Atas nama Pemerintah Kota Jayapura, saya menghaturkan terima kasih kepada Solidaritas Pedagang Asli Papua karena telah berniat baik untuk menyuarakannya sehingga percepatan pembangunan pasar bisa dilakukan,” ucapnya.

Lanjut Sekda, walaupun Pasar Mama-mama Papua harus dikelola oleh institusi negara namun bukan berarti Solpap dikesampingkan.

“Tidak ada niat seperti itu dari Pemerintah Kota Jayapura karena Solpap telah memperjuangkan pembangunan pasar tersebut,” tegasnya.

Sekda berjanji nantinya Pemkot akan turun untuk meninjau pasar tersebut dan setelah itu akan dilakukan kembali rapat intern untuk strategi penyelesaian berdasarkan informasi yang didapat dari Pokja dan Damri.

Setelah itu, Pemkot akan melakukan rapat dengan  Pemerintah Provinsi dan DPR Papua serta DPRD Kota Jayapura.

“Tentu rapat ini untuk menyatukan persepsi agar pengaturan pasar bisa dilakukan dengan baik karena pasar ini,merupakan tempat untuk membawa sebuah usaha untuk lebih baik lagi,” tandasnya.

Pasar ini juga merupakan rezeki yang diberikan kepada Mama-mama pedagang Papua sehingga, perlu diatur dengan baik.

“Sehingga semua pedagang yang menjajakan dagangannya bisa berjualan dengan penuh sukacita dan damai,” tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga