Soal Lahan Pasar Mama-mama Papua, 2 Suku Sementara Berembuk

Tidak lama lagi Pasar Mama Papua akan segera diresmikan pada Mei mendatang.
Share it:
BTM saat memimpin negosiasi 2 suku terkait kepemilikan lahan Pasar Mama Papua 
Jayapura, Dharapos.com 
Direncanakan, Pasar Mama Papua akan diresmikan pada Mei mendatang oleh Presiden RI Joko Widodo.

Namun negosiasi kepemilikan hak ulayat pada lokasi pembangunan pasar tersebut, hingga saat ini masih sementara berlangsung antara suku Hai dan Ireuw.

Kedua suku tersebut duduk bersama dan saling tukar pikiran, terkait suku mana yang sebenarnya menjadi pemegang hak ulayat atas lokasi tersebut.

Wali Kota terpilih, DR. Benhur Tomi  Mano, MM, telah memfasilitasi pertemuan kedua suku tersebut dan proses ini juga turut dihadiri Ketua Pokja Papua dan pihak Perum Damri.

“Saya telah memfasilitasi pertemuan antara pemilik hak ulayat dari suku Hai dan suku Ireuw tentunya untuk mencari solusi yang terbaik karena pemilik hak ulayat juga mendukung pembangunan Pasar Mama-mama Papua,“ terangnya usai pertemuan di Vape Hotel, Rabu (1/3).

Pada kesempatan tersebut juga Ketua Pokja Papua banyak menjelaskan kepada pemilik hak ulayat yang turut mendukung penuh dengan mengadakan pelatihan-pelatihan bagi pedagang pasar Mama Papua serta turut membantu hingga peresmian pasar nanti.

"Nantinya ada kompensasi yang akan diatur antara Pokja Papua dengan pemilik hak ulayat," lanjut pria yang akrab disapa BTM ini.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemilik hak ulayat yang telah mendukung pembangunan Pasar Mama-mama Papua di Kota Jayapura dalam rangka peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ditegaskan BTM, hal yang paling penting dan mendasar yaitu lokasi tanah Perum Damri terkait status kepemilikannya yang akan diselesaikan secepatnya dan tuntas.

"Kami minta kepada pemilik hak ulayat agar bukti-bukti kepemilikan tanah disiapkan dan diserahkan kepada Pemerintah daerah untuk nantinya diselesaikan hingga tuntas yaitu dengan suku Hai dan suku Ireuw," tegasnya.

Dominggus Ireuw yang mewakili suku Ireuw, usai pertemuan juga menegaskan bahwa  lokasi yang digunakan untuk pembangunan Pasar Mama Papua merupakan hak ulayat Suku Ireuw.

"Kami berterima kasih kepada Wali Kota terpilih dan Presiden Joko Widodo karena sudah membantu Mama-mama Papua untuk pembangunan Pasar. Dan pada prinsipnya suku Ireuw mendukung pembangunan pasar ini," tukasnya.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Ekonomi

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga