TNI Bantu Pelaksanaan Program 1000 Guru di Perbatasan RI-PNG

Institusi TNI kembali menunjukkan perannya dalam mendukung berbagai langkah yang dilakukan demi memajukan pembangunan di tanah Papua.
Share it:
Pelaksanaan program 1000 guru di perbatasan RI- PNG
Jayapura, Dharapos.com
Institusi TNI kembali menunjukkan perannya dalam mendukung berbagai langkah yang dilakukan demi memajukan pembangunan di tanah Papua.

Salah satunya, melalui Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 122/Tombak Sakti yang ikut berkontribusi dalam mendampingi program 1000 guru di SD dan SMP Kampung Mosso Distrik Muara Tami, Sabtu (4/2).

Menurut  Danpos Mosso dari Satgas Pamtas Yonif 122/TS, Letda. Inf. Hadi Sulistiyono, pihaknya telah menerjunkan beberapa personelnya untuk membantu mengajar di sekolah itu.

"Setiap hari saya dan anggota selalu datangi rumah-rumah untuk mengajak anak-anak masuk sekolah, dan saya tempatkan anggota pos saya untuk membantu mengajar namun itu belum cukup, harus ada guru lain yang peduli untuk mau ditempatkan di sini," paparnya saat dikonfirmasi Sabtu (4/2).

Hal yang sama juga dibenarkan Dansatgas Pamtas Yonif 122/TS, Mayor Inf Sigit Sugiharto.

Sejumlah personel Satgas Pamtas Yonif 122/TS saat terjun membantu program 1000 guru
Diakuinya pula, bahwa saat ini jajarannya, khususnya di Pos Mosso sudah mendapat perintah langsung darinya untuk membantu dan mendampingi para guru relawan yang tergabung dàlam program seribu guru di Papua.

Sementara itu, Firman Risahondua pimpinan dari rombongan 31 orang guru relawan yang hadir, menjelaskan bahwa program 1000 guru di Papua kali ini mengambil tema "traveling and teaching".

Hal ini bertujuan untuk membangkitkan semangat belajar dan motivasi siswa sekolah khususnya di daerah Papua.

Pada kesempatan tersebut, Firman juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Satgas Pamtas Yonif 122/Tombak Sakti.

Meski memiliki tanggung jawab besar menjaga perbatasan negara RI – PNG, namun juga memberikan perhatian penuh kepada pembangunan di atas tanah ini.

Salah satu program 1000 guru yang ditampilkan para relawan 
"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah berperan aktif membantu dan mendampingi kami dalam membangun semangat dan meningkatkan motivasi belajar para siswa  di perbatasan, khususnya di kampung ini,"ucapnya.

Dalam rangkaian kegiatannya yang akan berlangsung hingga Minggu (5/3), mereka juga memberikan masukan kepada guru di kampung  Mosso tentang bahan dan metode praktis pengajaran pada para siswa.

Salah satu guru setempat, Viana Manggapro mengaku sangat terbantu dengan adanya program 1000 guru ini.

“Hari ini saya sangat terbantu dengan adanya program ini karena setiap hari saya sangat kewalahan harus mengajar siswa kelas I dan III secara bergantian, walaupun saat ini kami sudah dibantu tenaga pengajar dari pos TNI,” akuinya.

Bahkan Viana pun berharap, salah satu diantara komunitas guru yang datang bersedia  dan rela di tempatkan disini.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Papua

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga