TNI Gagalkan Penyelundupan Vanilli Senilai Ratusan Juta di Perbatasan

Satuan Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 122/Tombak Sakti berhasil menggagalkan penyelundupan Vanilli sebanyak 262,07 kg di pantai Logpond, Muara Tami, Kamis (30/3) dinihari, sekitar pukul 00.30 WIT.
Share it:
Para pelaku dan sejumlah barang bukti penyelundupan yang berhasil disita petugas
Jayapura, Dharapos.com
Satuan Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 122/Tombak Sakti berhasil menggagalkan penyelundupan Vanilli sebanyak 262,07 kg di pantai Logpond, Muara Tami, Kamis (30/3) dinihari, sekitar pukul 00.30 WIT.

Aksi penggagalan penyelundupan Vanilli yang ditaksir senilai ratusan juta rupiah itu bermula dari adanya informasi masyarakat kepada Lettu Inf Aris selaku Pasi Intel Satgas Pamtas Yonif 122/TS.

"Kami mendapatkan informasi ini dari masyarakat yang mengatakan bahwa akan ada pengiriman Vanilli tanpa dokumen yang sah dari PNG melalui pantai Logpond. Dan selanjutnya atas petunjuk Dansatgas saya diperintahkan untuk segera melakukan penyelidikan ke TKP," ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan yang diperoleh di lapangan, akhirnya diputuskan untuk segera mengerahkan satu tim dari Pos Muara Tami untuk segera melakukan sweeping di sepanjang jalan kawasan tersebut menuju pantai Logpond.

Menurut keterangan dari Lettu Inf. Marasi Gobel Sinaga yang ikut mendampingi Pasi Intel Satgas saat ikut melaksanakan sweeping mengatakan bahwa, pihaknya telah mengamankan delapan orang tersangka beserta beberapa barang bukti berupa 262,07 kg Vanilli dari PNG tanpa disertai dokumen yang sah.

Turut di sita pula satu pucuk senjata jenis air softgun tanpa amunisi, satu unit mobil Inova nopol DS 1959 AS warna abu-abu metalik dan satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih hitam nopol DS 4265 RD.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada Pasi Intel Satgas yang saat itu memimpin langsung jalannya sweeping untuk segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada para tersangka beserta barang buktinya," lanjut Sinaga.

Sebagai langkah awal, pihaknya telah melaporkan dan berkoordinasi langsung kepada satuan atas dalam hal ini Korem 172/PWY.

“Selanjutnya kami buat berita serah terima barang bukti dan tersangka dari Satgas Pamtas Yonif 122/TS kepada  Polsek Muaratami, " sambung personel lainnya, Lettu Inf. Aris kepada awak media.

Terpisah, Dansatgas Pamtas Yonif 122/TS,  Mayor Inf Sigit Sugiharto yang dikonfirmasi mengaku bangga atas keberhasilan anggotanya dalam menangkal setiap tindakan ilegal di wilayah perbatasan.

"Saya benar-benar bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan mereka, ini merupakan sebuah bukti bahwa peran staf intelejen saya benar-benar berfungsi," puji pria yang dipastikan beberapa hari ke depan akan menyandang satu lagi melati di pundaknya.

Dansatgas juga menambahkan seluruh stakeholder baik dari Imigrasi, Bea Cukai dan Balai Karantina Tumbuhan di perbatasan turut hadir menyaksikan serah terima barang bukti dan tersangka.

"Keberhasilan ini juga tak luput dari peran aktif masyarakat yang telah kami bina selama ini,” tandasnya.

Secara khusus, keberhasilan ini juga menjadi kado terindah bagi Dansatgas yang akan mendapat pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula menjadi Letnan Kolonel.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan KPP Bea Cukai Jayapura, Tarto Sudarsono yang turut hadir dalam acara itu turut memberikan apresiasi yang luar biasa.

“Apresiasi patut diberikan kepada personel Satgas atas kinerjanya selama ini, sehingga kegiatan ilegal di perbatasan bisa diminimalisir, " pujinya.

Menurutnya, Satgas sudah mempunyai andil besar untuk turut menyadarkan masyarakat perbatasan untuk membayar pajak atas lalu lintas barang di perbatasan.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga