TNI Tanam Ribuan Bibit Tanaman di Perbatasan RI - PNG

Susutnya jumlah hutan di dunia turut pula menjadi perhatian institusi TNI teristimewa para personel yang ditugaskan melakukan pengamanan di suatu wilayah.
Share it:
Aksi tanam 6000 pohon di 2 distrik pada kawasan perbatasan RI - PNG 
Keerom, Dharapos.com
Susutnya jumlah hutan di dunia turut pula menjadi perhatian institusi TNI teristimewa para personel yang ditugaskan melakukan pengamanan di suatu wilayah.

Seperti yang ditunjukkan Satgas Pamtas Yonif 122/Tombak Sakti yang selama ini menjalankan tugas mengamankan wilayah perbatasan RI - PNG.

Sebagai wujud kepeduliannya terhadap pelestarian hutan, sebanyak 6000 bibit tanaman telah disiapkan para prajurit asal Sumatera Utara ini yang kemudian dibagikan untuk ditanam pada dua titik yang tersebar di Distrik Arso Timur dan Muara Tami.

“Aksi tanam ribuan bibit tanaman melalui kerja sama lintas sektoral dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Membramo juga dalam rangka memperingati Hari Hutan Sedunia yang jatuh pada 21 Maret dan Hari Air sedunia pada keesokan harinya,” terang Lettu Inf Joni Winarno selaku Pater Satgas Pamtas Yonif 122/TS

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Membramo Lucky Mambrasar, mengakui saat ini diperkirakan kurang lebih ada 13 juta hektare hutan menghilang dari permukaan bumi.

“Jumlah ini hampir setara dengan luas negara Inggris," bebernya singkat.

Ditambahkan, meski cuma 6000 bibit tanaman yang ditanam, namun akan berbeda jika dilakukan oleh banyak orang yang peduli.

“Maka kita akan dapat menyelamatkan lahan hutan dan keanekaragaman hayati yang terkandung didalamnya," tandasnya  optimis.

Dirincikan Mambrasar, penanaman tersebut meliputi beberapa jenis tanaman seperti bibit merbau, matoa, cemara, pinang, mangga, sirsak dan rambutan.

Menanggapi aksi tersebut, salah seorang Ondoaffi Koya Koso, Elly Waskay yang juga merangkap sebagai kepala kampung menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukurnya atas kepedulian personel Satgas terhadap hutan di wilayahnya.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak  yang telah peduli untuk berbagi dan bekerjasama menanam bibit tanaman di lahan kami," ucapnya sambil menjabat tangan Dansatgas yang juga terjun langsung di lokasi penanaman.

Ungkapan syukur dan terima kasih juga dilontarkan beberapa warga kampung kepada Dansatgas seperti dilakukan Marthen Akwila Mofu, S.Pd, salah seorang Kepala Sekolah yang kebetulan saat itu mendampingi murid-muridnya menanam bibit.

"Saya ucapkan banyak terima kasih telah mendidik warga dan murid-murid kami untuk peduli dengan lingkungan," ucapnya senang.

Diakui Mofu, memang sepanjang catatan yang berhasil dihimpun saat mengawali kiprahnya di Bumi Cenderawasih, anak-anak asal Negeri Sisingamangaraja XII ini telah dua kali melakukan penanaman bibit tanaman.

Namun kali ini mereka melakukan dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya.

Di kesempatan yang sama, Dansatgas Pamtas Yonif 122/TS, Mayor Inf Sigit Sugiharto menegaskan bahwa sudah menjadi tugas satuan yang dipimpinnya untuk selalu peduli lingkungan.

"Sudah menjadi tugas kami untuk selalu peduli dengan lingkungan, dan saya percaya dengan cara seperti ini kita bisa menyelamatkan sisa lahan hutan yang ada,"  tukasnya.

Di aksi ini Dansatgas telah menerjunkan langsung empat Komandan Kompinya untuk bersama-sama warga menanam bibit di dua distrik.

Kegiatan serupa secara serempak juga dilakukan di tempat yang berbeda seperti beberapa wilayah di Kampung Pitewi, Kampung Yowong, Skouw Sae, SMP Negeri 7 Ujung Karang, dan mahasiswa KKN dari Universitas STAIN Jayapura.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga