Dinas LH Kota Jayapura Sosialisasikan Sistem 3R Bagi Siswa SD

Pemerintah Kota melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jayapura menggandeng Universitas Cenderawasih menggelar Sosialisasi Reuse, Reduce dan Recycle (3R) dan pembuatan alat laboratorium IPA SD.
Share it:
DLH Kota Jayapura menggandeng Universitas  Cenderawasih menggelar Sosialisasi
Reuse, Reduce dan Recycle (3R) dan pembuatan alat laboratorium IPA SD
Jayapura, Dharapos.com
Pemerintah Kota melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jayapura menggandeng Universitas  Cenderawasih menggelar Sosialisasi  Reuse, Reduce dan Recycle (3R) dan pembuatan alat laboratorium IPA SD.

Sosialisasi ini betujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa Sekolah Dasar (SD) dalam pemanfaatan sampah menjadi barang yang bernilai dan bahan praktek dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Kegiatan tersebut berlangsung di SD Inpres Kotaraja dengan  menghadirkan beberapa sekolah binaan Adiwiyata dan puluhan siswa SD lainnya, pihak Dinas LH Kota Jayapura dan Uncen sebagai pemateri.

Penerapan Sistem 3R (Reuse Reduce Recycle) menjadi salah satu solusi dalam menjaga lingkungan sekitar karena murah dan mudah untuk dilakukan.

Reuse artinya menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Kemudian Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah.

Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

Mewakili pihak Uncen yang juga selaku pemateri, Dr. Audri Walukow, M.Si mengatakan dalam sosialisasi ini yang  dipresentasikan adalah alat peraga IPA dengan cara yang menyenangkan, sehingga anak – anak bisa belajar tentang konsep 3R.

“Mereka diarahkan agar mencintai lingkungan dengan memanfaatkan sampah  yang ada di lingkungannya untuk di kelola menjadi bahan yang berguna,” urainya.

Pemateri dari Uncen saat memperagakan pembuatan alat laboratorium
Sampah bisa dikelola kembali menjadi alat praktek laboratorium IPA juga sesuai dengan Kurikulum 2013 (K13).

“Artinya ini juga selain meningkatkan pengetahuan, dapat melatih meningkatkan karakater Shoft  Skill untuk mencintai lingkungan karena  ada juga  di K 13,” jelas Audri.

Lanjutnya, kegiatan ini  juga guna membatu sekolah dalam program Adiwiyata  yang dicanangkan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian Pendidikan RI.

“Kita berharap ini akan tersosialisasi, dalam hal ini adalah bagaimana menggunakan bahan bekas yang dijadikan laboratorium  IPA dan nantinya dapat dibagikan dengan sekolah lain yang ada di Kota Jayapura,” rinci Audri.

Kepala Dinas LH Kota Jayapura, Ir. Ketty Kailola mengatakan sosialisasi metode penanganan sampah dengan metode 3R, dilakukan karena sekolah ini merupakan sekolah Adiwiyata.

Sebanyak 10 sekolah dibina untuk bagaimana memanfaatkan 3R yang dihasilkan lewat penelitian ilmiah oleh pihak Uncen, dimana ini menjadi penting dan bisa diterapkan di sekolah.

"Kita tidak sebatas sosialisasi tetapi juga didukung dengan pemanfaatan laboratorium ilmiah, sehingga dengan bukti ilmiah ini para siswa bisa termotivasi dalam peningkatan belajarnya dan mempraktekkan dalam kehidupannya,” harap Ketty.

Sementara itu, Kepala SDN Inpres Kotaraja, Suyati Sukmani mengakui, langkah ini merupakan kegiatan yang sangat baik karena ini bisa menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah untuk  mempromosikan Adiwiyata Mandiri mulai dari Pokja-pokja  sampai dengan Sistem 3R.

“Dengan adanya bukti ilmiah dari Uncen ini,  kami bisa lebih lagi meningkatkan galeri daur ulang sampah kami,” tukasnya.

Pada kesempatan praktek, anak-anak dari beberapa sekolah Adiwiyata mencermati langsung serta merespon pengetahuan dalam membuat alat laboratorium berbasis 3R.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga