GOW Kota Gelar Pelatihan Cara Buat Piring Lidi

Lebih kurang seratus ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW ) Kota Jayapura mengikuti kegiatan pelatihan cara membuat piring lidi.
Share it:
Lebih kurang seratus ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW )
Kota Jayapura mengikuti kegiatan pelatihan cara membuat piring lidi.
Jayapura, Dharapos.com 
Lebih kurang seratus ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW ) Kota Jayapura mengikuti kegiatan pelatihan cara membuat piring lidi.

Pelatihan di laksanakan di Pura Agung Surya Bhuvana Skyline Jayapura, Kamis (27/4) yang  merupakan gagasan dari pengurus GOW sendiri.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Penjabat Wali Kota Jayapura, yang di wakili Asisten III, DR. Frans Pikey, M.Si yang ditandai dengan penyematan tanda peserta.

Untuk pelatihan, pengurus GOW mendatangkan instruktur dari Kabupaten Keerom yang nota bene adalah orang asli  Bali dan Jawa sebanyak 3 orang  yakni  Gede Imbawan Suwardi, Harti dan  Komang Murniase .

Pelatihan turut di hadiri Dewan Penasehat GOW yang juga ketua DWP Kota Jayapura, Ny. Joke J. Siahaya,ketua parisada kota Jayapura.Ide Bagus Sukertia,Wakil ketua GOW Ny.Ni Ketut Kabenningsih, S.Pd, M.MPd dan Sekertaris GOW, Martha Siahaya.

Pikey saat membacakan sambutan Penjabat Wali Kota mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura memberikan apresiasi dan penghargaan kepada ibu-ibu GOW Kota Jayapura yang telah membantu pengembangan sumber daya manusia.

Khususnya para kaum ibu dalam mengembangkan keterampilan membuat piring dari lidi.

“Hal ini, sesuai dengan visi misi Pemerintah Kota dan dalam rangka meningkatkan Kota Jayapura yang beriman, maju, mandiri, sejahtera, modern,  berbasis kearifan lokal. Dimana salah satu wujud nyata kearifan lokal yaitu dengan mengembangkan keterampilan membuat piring menggunakan lidi,” tandasnya.

Untuk itu, harapan Pemkot Jayapura agar ibu-ibu yang tergabung dalam GOW bisa mengembangkan diri melalui kegiatan-kegiatan kreativitas yang lebih luas lagi.

“Perlu juga untuk didorong agar mempunyai nilai jual sehingga bisa berakibat kepada pendapatan atau pertumbuhan ekonomi dalam keluarga. Karena, banyak potensi yang bisa dikembangkan dalam kreativitas ini,” dorong Pejabat.

Kepada para peserta, juga diingatkan setelah menerima pelatihan ini agar tidak menyimpan ilmu sendiri, namun wajib diterapkan.

Terutama diharapkan bisa menjadi instruktur atau tutor bagi kelompok lain ataupun di lingkungan di mana mereka tinggal.

Lanjutnya,  hampir sebagian besar daerah di Indonesia telah mengembangkan kreativitas piring dari lidi,
termasuk di Kota Jayapura.

Kreativitas yang memiliki nilai ekonomis ini  juga bisa membantu mengurangi atau memenuhi kebutuhan dalam keluarga atau dalam kelompok dengan penyediaan piring yang lebih simpel. Apalagi mengandung unsur kreasi dengan menggunakan bahan yang tersedia di Kota Jayapura.

Di era perdagangan bebas sekarang ini produk kerajinan tangan memiliki daya saing yang tinggi, dimana
produknya diminati banyak kalangan dan memiliki harga jual yang sangat menguntungkan dan inspiratif.

Dan di era pasar bebas, ini bisa menjadi peluang begitu pula sebaliknya menjadi tantangan.

“Dan untuk Kota Jayapura, jika belum siap memasuki era pasar bebas maka tentu akan menjadi tantangan bahkan halangan karena ketidakmampuan kita untuk berkompetisi dan bersaing,” tegas Penjabat.

Plt. Ketua GOW Kota Jayapura, Ny. Ni Ketut Kabenningsih, S.Pd, M.Mpd mengatakan pelatihan pembuatan piring lidi ini merupakan salah satu program kerja pihaknya.

“Yang tentunya untuk meningkatkan keterampilan serta melatih ibu-ibu yang tergabung dalam gabungan organisasi wanita kota Jayapura untuk bagaimana melihat potensi sumber daya alam yang terbilang banyak di daerah ini,” urainya.

Ni Ketut juga mengharapkan agar ibu-ibu yang telah terlatih untuk bisa memberikan ilmu tersebut ke organisasi masing-masing atau di keluarga sendiri.

“Dengan satu harapan bahwa lewat pelatihan ini bisa memperoleh nilai tambah atau meningkatkan ekonomi keluarga,” tandasnya.

Ditambahkan, untuk tutor tersebut, pengurus GOW mendatangkan instruktur dari Kabupaten Keerom karena menurutnya, banyak yang sudah terlatih di Kabupaten.

Pelatihan ini akan dilaksanakan selama dua hari dari 27 - 28 April, yang nantinya akan dituntun oleh tiga tutor dengan melibatkan ibu-ibu dari 14 kampung dan 27 organisasi yang tergabung dalam GOW Kota.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga