Jabat Kapolres Mamra, Rumaropen Langsung Lakukan Konsolidasi Internal

AKBP. Dominggus Rumaropen resmi menjabat sebagai Kapolres Kabupaten Mamberamo Raya (Mamra) sejak 22 Maret 2017.
Share it:
Penyambutan Kapolres Mamra AKBP. Dominggus Rumaropen oleh masyarakat adat setempat
Jayapura, Dharapos.com
AKBP. Dominggus Rumaropen resmi menjabat sebagai Kapolres Kabupaten Mamberamo Raya (Mamra) sejak 22 Maret 2017.

Mengawali tugasnya sebagai orang nomor satu di institusi kepolisian setempat, Rumaropen langsung melakukan konsolidasi internal dengan tujuan untuk menata, mengawasi dan mengendalikan satuan yang di pimpinnya.

Kehadiran pewira yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Dalmas Direktorat Sabhara Polda Papua ini telah memberikan nuansa baru bagi jajaran Mapolres Mamra.

Salah satunya, dengan memindahkan markas yang berkedudukan di Kasona Weja sebagai lokasi pusat pemerintahan lama ke lokasi yang baru saat ini yakni Bormeso yang jaraknya hanya berseberangan sungai.

“Awalnya, Mapolres masih tetap berkedudukan di pusat pemerintahan yang lama yaitu masih di Kasona Weja," ungkapnya kepada Dharapos.com, di Jayapura, Jumat (27/4).

Prosesi penyambutan oleh masyarakat adat dan jajaran Polres Mamberamo Raya
Hingga saat ini, Rumaropen telah memimpin Polres Mamra lebih kurang satu bulan pasca dilantik Kapolda Papua saat itu, Irjen Pol. Paulus Waterpauw pada 22 Maret 2017 sebelum promosi jabatan ke Mabes Polri.

Adapun kegiatan yang dilakukan di kantor baru merupakan kegiatan rutinitas walaupun sebagian anggota Polres masih beraktivitas di pusat pemerintahan lama.

Dikatakan Rumaropen, gedung Mapolres tersebut merupakan bangunan baru yang didirikan oleh Pemerintah daerah setempat namun sejak rampung, bangunan tersebut belum pernah ditempati selama kurun waktu 2 tahun.

Karena itu, mantan Kapolsek Abepura yang baru satu bulan menjabat ini, langsung mengaktifkannya guna mendukung  tugas dan fungsi seluruh jajaran Polres Mamra.

Kapolres AKBP. Dominggus Rumaropen saat menyalami satu persatu personel Polres Mamra saat penyambutan
Polres juga dilengkapi dengan 1 buah barak yang mampu menampung 60 personilnya.

Sejak menempati Mapolres baru, Rumaropen mengaku jika pihaknya lebih banyak melakukan bakti massal untuk membenahi lingkungan kantor. Bahkan, sudah hampir satu bulan aktivitas kerja bakti dilaksanakan.

Di samping, kegiatan patroli juga diaktifkan di ibukota kabupaten Mamra walau diakuinya, kegiatan Polres masih banyak terfokus di Kasona Weja.

Pasca sebulan menjabat sebagai Kapolres, ada dua kasus yang kini ditangani pihaknya yaitu kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) dan kasus pembunuhan.

“Untuk kasus Laka lantas, korban meninggal dunia dan pelakunya saat ini telah ditahan dan diproses. Pelaku saat ini berada di tahanan Polda Papua sambil menunggu tahapan proses dari Kejaksaan,” urainya.

Setibanya di Mamra, Kapolres AKBP Dominggus Rumaropen langsung melakukan konsolidasi internal
Kasus lain yang telah ditangani pihaknya yakni pembunuhan dimana pelakunya juga sementara diproses hukum dan telah ditahan di Polda Papua.

Walaupun, diakui Rumaropen, dalam penanganan kasus-kasus tersebut pihaknya membutuhkan cost yang sangat besar karena pelaku harus dikirim dengan menggunakan pesawat ke Jayapura. Namun secara umum, situasi di Kabupaten Mamra sangat kondusif dan aman.

Untuk kekuatan personil Polres Mamra, lebih banyak diperkuat dengan polisi berseragam seperti Sabhara yang juga didukung oleh Intel dan Reserse serta Bimas untuk aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Diakuinya pula, awalnya masyarakat pun tidak mengetahui dimana posisi markas yang baru akibat banyaknya pepohonan yang menutup akses masuk ke Mapolres.

Setibanya di Burmeso menggunakan speed dalam rangka meninjau Mapolres yang baru
Namun setelah dilakukan pembenahan dan pembersihan pepohonan yang ada di sekitar khususnya yang menghalangi pandangan mata akhirnya Mapolres yang baru sudah bisa diketahui masyarakat.

Lanjutnya, Polres Mamra yang saat ini berkekuatan 165 personil sesuai dengan bobot ancaman wilayah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah sangat mencukupi.

Dalam hal kedekatan dengan masyarakat mantan Kasatpol PP Kota Jayapura ini  mengapresiasinya karena jalinan hubungan antara Polres dengan masyarakat sangat baik.

Hal itu ditandai dengan tidak adanya kendala yang dihadapi semenjak dirinya mulai menjalankan tugas di daerah tersebut.

Apalagi dibuktikan, ketika dilakukan prosesi penjemputan oleh masyarakat adat Mamra saat menyambut kedatangan dirinya selaku Kapolres baru.

Markas Polres yang baru berkedudukan di Burmeso
Begitu pula koordinasi dan kerja sama Polres Mamra dengan Pemda setempat diakui putra pasangan Josua Rumaropen dan Agusta Yarangga ini juga sudah berjalan sangat baik.

“Karena itu merupakan hal utama dalam membangun hubungan yang harmonis antara forum komunikasi pimpinan daerah agar tetap terjalin dan terjaga dengan baik,” cetusnya.

Olehnya itu, harapan pria asli Biak ini, komunikasi secara berkelanjutan dengan warga masyarakat tetap berjalan baik di dua wilayah yang menjadi sektor keramaian baik di Kasana Weja dan Burmeso.

Mamberamo Raya adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua, dengan ibukota kabupaten terletak di Burmeso.

Kabupaten ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Waropen, berdasarkan UU No. 19 Tahun 2007 yang disahkan pada tanggal 15 Maret 2007.

(HAR)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga