Kesiapan SDM Sektor Infrastruktur di Papua Masih Rendah

Tingkat kesiapan sumber daya manusia atau pegawai di Provinsi Papua hingga saat ini diketahui masih rendah khususnya yang berkaitan dengan sektor pembangunan infrastruktur.
Share it:
Ilustrasi pekerjaan konstruksi infrastruktur 
Jayapura, Dharapos.com
Tingkat kesiapan sumber daya manusia atau pegawai di Provinsi Papua hingga saat ini diketahui masih rendah khususnya yang berkaitan dengan sektor pembangunan infrastruktur.

Padahal, hal itu menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung dan menyukseskan pembangunan di provinsi paling timur Indonesia ini.

“Tentu hal ini memerlukan pembinaan  guna mendukung  penyelenggaraan  pembangunan infrastruktur  di daerah,” ungkap Gubernur dalam sambutannya   yang dibacakan Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sekda Papua Drs. Elia I. Loupatty, MM didampingi Kepala Badan  Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) DR. Ir. Andreas Suhono, MSc, ketika membuka Sosialisasi Jabatan Fungsional Bidang PUPR di Hotel Aston, Jayapura, Rabu (26/4).

Selain itu, adanya tuntutan  peran SDM dalam mendukung pembangunan  infrastruktur  PUPR, perlu keseimbangan kompetensi  antara SDM Kementerian PUPR dan SDM Daerah Bidang PUPR khususnya  di lingkungan Provinsi Papua.

Olehnya itu, Pemerintah Provinsi Papua terus  berupaya mendorong Aparat Sipil Negara (ASN),  untuk berkarier melalui jabatan  fungsional. 

“Tantangan terberatnya bagi Pemda Provinsi Papua sama dengan daerah-daerah  lain adalah membangun kesadaran  karier ASN lebih  terbuka melalui jabatan fungsional dibanding jabatan struktural,   yang formasinya  relatif terbatas dan statis,” lanjutnya.

Selain itu, belum adanya pemahaman yang benar oleh semua pihak atas peran jabatan fungsional yang seharusnya   bertugas sebagai pelaksana tugas pokok.

“Akibatnya, sebagian besar  tak tertarik menjadi  pejabat fungsional  dan lebih memilih menjadi pelaksana  yang pengembangan karier  dan kompetensinya  tak langsung mendukung kinerja organisasi,” akuinya.

Jabatan  fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas  berkaitan dengan pelayanan fungsional  yang berdasarkan pada keahlian  dan keterampilan  tertentu.

5 jenis jabatan fungsional  yang  berada di bawah pembinaan teknis Kementrian PUPR adalah Teknik Pengairan, Teknik Jalan dan Jembatan, Teknik Penyehatan Lingkungan dan Teknik Tata Bangunan dan Perumahan dan Pembina Jasa Konstruksi.

Sementara itu, Andreas Suhono menuturkan, sejalan dengan kebijakan UU ASN dan RPJMN 2015-2019, untuk lebih meningkatkan upaya pengembangan jabatan fungsional, maka Kementerian PUPR melalui Peraturan Menteri No. 15/PRT/M/2015 tentang Organisasi dan Tata Kementerian PUPR membentuk BPSDM yang mempunyai tugas melaksanakan pengembangan SDM bidang PUPR baik yang bertugas di pusat maupun daerah.

Salah-satu fungsinya adalah melaksanakan  pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan jabatan fungsional bidang PUPR.


(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga