Koordinat Lokasi Patung Yesus Ditentukan Melalui Survei Udara

Pemerintah Provinsi Papua akan membangun Patung Yesus Kristus tertinggi di dunia
Share it:
 Areal yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Patung Yesus Kristus di Puncak Gunung
Swajah, Kampung Kayu Batu, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.
Jayapura, Dharapos.com
Pemerintah Provinsi Papua akan membangun Patung Yesus Kristus tertinggi di dunia.

Patung bakal memiliki tinggi sekitar 50 - 67 Meter untuk ukuran bodi dan akan berdiri di atas landasan seluas 100 Meter.

Bahkan tak tanggung-tanggung, anggaran yang dialokasikan berkisar Rp 300 – 500 Miliar memanfaatkan APBD Papua  untuk rencana pembangunan Patung Yesus Kristus yang akan berdiri di lahan seluas 6 hektar, termasuk pembangunan infrastruktur  jalan sebagai akses menuju lokasi  sebesar Rp 15 Miliar.

Guna memastikan itu, Pemprov dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua bersama tim melakukan survei udara menggunakan Pesawat  Grand Caravan di atas areal yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan di Puncak Gunung Swajah, Kampung Kayu Batu, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Sabtu (22/4).

Setelah take off dari  Bandara Sentani, pesawat terbang rendah sebanyak dua putaran mengitari Tanjung Kayu Batu, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Papua Djuli Mambaya, ST yang dikonfirmasi menjelaskan, survei  udara tersebut untuk membuat perencanaan dan mengetahui titik koordinat dan posisi  Pulau  Kayu Batu, terutama posisi dan  letak Patung Yesus Kristus.

Pasalnya, pihaknya harus mengetahui secara detail perencanaan dari pekerjaan tersebut menghitung kekuatan gempa,  arah angin apalagi bangunan ini sangat tinggi.

“Dan yang terpenting, pematung harus tahu rencana lokasi pembangunan Patung Yesus Kristus,” tegas Mambaya.

Diakui, pihaknya sudah mendapat titik koordinat rencana pembangunan Patung Yesus Kristus di Puncak Gunung Swajah, Tanjung Kayu  Batu.

Dimana lokasi tersebut jika dilihat dari udara dan dari bola bumi ternyata cukup tinggi menghadap ke Kota Jayapura, kemudian ke Kepulauan Indonesia dari  timur ke barat.

“Sehingga dari timur Nusantara ini akan memberkati  Papua, Indonesia dan dunia,” tandasnya.

Direncanakan, Patung Yesus Kristus tersebut dibuat oleh pematung dari Yogyakarta dan Ancol Jakarta.

Mereka akan membuat beberapa konsep miniatur, kemudian dipresentasikan untuk memilih  yang terbaik.

“Patung Yesus Kristus ini berkelas internasional, sehingga kami sangat serius melaksanakannya. Mohon
dukungan dan doa restu seluruh umat di Papua, agar pekerjaan ini lancar dan sukses” lanjutnya.

Di kawasan Patung Yesus Kristus juga, direncanakan akan dibangun  fasilitas  pendukung, antara lain museum dan pelabuhan laut di sekitar kawasan.

Museum akan menceritakan tentang perjalanan Injil masuk ke Tanah Papua, Injil masuk ke Tanah Tabi Kota Jayapura, serta menceritakan tentang beberapa denominasi Gereja yang ada di Tanah  Papua.

Ia mengungkapkan,  Patung Yesus Kristus ini  juga akan menjadi destinasi  wisata rohani  internasional, dimana  Wisman dan Wisnu akan  mengunjungi Papua.

Menurut dia,  bahan paten patung dari  perungu atau tembaga, tapi ada bagian tertentu yang disepuh dengan emas, karena  tanah ini  tanah kaya sehingga  harus munculkan simbol Papua di Patung Yesus Kristus tersebut.

“Kami juga akan membangun lift di dalam Patung Yesus Kristus, seperti di Monas Jakarta, agar pengunjung dapat menyaksikan seluruh Kota Jayapura dari arah mata  Yesus,” tukasnya.

Sebelumnya,  Kepala Dinas Pekerjaan Umum  Papua  Djuli Mambaya,ST bersama Staf telah melakukan survey darat di sekitar lokasi rencana pembangunan Patung Yesus Kristus di  Gunung Swajah, Kampung Kayu Batu, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Selasa (4/4) lalu.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga