Pemuda/i Kp. Sach Didorong Jadi Prajurit TNI

Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 Tahun 2017 masih terus berlangsung di Kampung Sach, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.
Share it:
Kapten Inf K. B. Murtono selaku koordinator lapangan TMMD Reguler ke-98 Tahun 2017 saat memberikan
materi Bela Negara kepada ratusan warga Kp Sach yang menjadi lokasi TMMD Kodim 1701/Jayapura
Keerom, Dharapos.com
Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 Tahun 2017 masih terus berlangsung di Kampung Sach, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.

Tak hanya pekerjaan fisik saja yang dilakukan tetapi upaya-upaya membangun rasa cinta tanah air dan bangsa melalui pemberian materi bela negara pun tak luput ditanamkan kepada masyarakat.

Karena sebagai warga negara Indonesia, maka wajib hukumnya untuk membela Bumi Pertiwi ini dari setiap ancaman sebagai wujud nyata mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang bermanfaat untuk diri pribadi, keluarga dan masyarakat umum lainnya.

Seperti terlihat di sela-sela waktu luang yang ada, Kapten Inf K. B. Murtono selaku koordinator lapangan TMMD Reguler ke-98 Tahun 2017 di kampung tersebut, memberikan materi Bela Negara terhadap warga di lokasi TMMD Kodim 1701/Jayapura, Jumat (21/4).

Sedikitnya, 200 orang warga setempat turut ambil bagian dalam kegiatan pemberian materi bela negara di Balai Kampung Sach yang baru dibangun oleh anggota Kodim 1701/Jayapura dalam program TMMD tersebut.

Penyuluhan bela negara bagi masyarakat di perbatasan RI dan PNG ini merupakan hal yang sangat penting, agar warga bisa paham dan secara mandiri melakukan hal-hal yang tidak merugikan diri sendiri pada khususnya dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya.

Murtono mengatakan bahwa warga kampung Sach harus menyadari sepenuhnya arti pentingnya bela negara dalam rangka menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa, demi kelangsungan hidup NKRI.

“Kita harus selalu bersikap dan berperilaku mencintai Tanah Air, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin pada Pancasila sebagai ideologi Negara, rela berkorban untuk Bangsa dan Negara serta 
memiliki jiwa Nasionalisme untuk membela Tanah air Indonesia,” paparnya.

Murtono berharap, ke depannya, pemuda pemudi yang tinggal di Kampung Sach, bisa menjadi prajurit TNI untuk mengabdikan diri kepada NKRI yang tercinta ini.

“Karena menurut Kepala Kampung Laurens Ibe, bahwa belum ada satu pun pemuda kampung Sach yang menjadi Prajurit TNI sejak berdirinya kampung tersebut,” tandasnya.

(Piet) 
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga