Potret Kedekatan Anak-anak Perbatasan RI - PNG dan Personel Satgas TMMD

Di sela-sela istirahat, Satuan Penugasan (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 Kodim 1701/Jayapura dan anak-anak di Kampung Sach semakin menikmati suasana keakraban diantara mereka.
Share it:
Bermain bola menjadi salah satu wujud jalinan kebersamaan Satgas TMMD dan anak-anak di Kp. Sach 
Keerom, Dharapos.com
Di sela-sela istirahat, Satuan Penugasan (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 Kodim 1701/Jayapura dan anak-anak di Kampung Sach semakin menikmati suasana kebersamaan diantara mereka.

Hal ini terlihat ketika dalam kesempatan berjumpa, mereka saling menyapa hingga ngobrol di saat ada waktu bersama.

Serasa ibarat kawan akrab yang sudah lama saling kenal, padahal mereka baru mengenal anggota Satgas TMMD beberapa hari ini, karena kesibukan mereka di bangku sekolah.

Pada kesempatan senggang itulah, anggota Satgas TMMD Jayapura memanfaatkan waktu luang untuk mengenalkan dunia tentara kepada anak-anak, termasuk mengenalkan apa tugas sehari-harinya.

“TNI itu asalnya dari rakyat dan dalam bertugas sehari-hari selalu dekat dengan rakyat untuk bersama-sama membangun NKRI,” ungkap salah satu personel Satgas kepada anak-anak di salah satu kesempatan.

Keakraban anggota Satgas TMMD Kodim 1701/Jayapura dengan anak-anak Kampung Sach terlihat begitu erat. Bahkan, tidak jarang dari mereka yang menyatakan kelak ingin jadi tentara.

Albertus, salah satu anak Kampung Sach yang masih duduk di bangku SD, secara tulus polos mengungkapkan isi hatinya.

”Bapak-bapak tentara itu baik, sering mengajar kitorang, bahkan mau menjadi teman bagi kami anak-anak kecil,” ucapnya polos.

Pemandangan seperti ini terlihat di lokasi TMMD ke 98 Kodim 1701/Jayapura di Kampung Sack Distrik Waris Kabupaten Keroom.

Di waktu senggang, tak jarang anggota Satgas TMMD mengajak anak-anak bermain bola di jalan yang dibangun TMMD.

Anak-anak Juga Diajarkan Cara Hidup Sehat

Tak hanya jadi teman ngobrol atau bermain bola, kehadiran Satgas TMMD ke 98 Kodim 1701/Jayapura di Kampung Sach, juga berkesempatan memperkenalkan anak-anak tentang cara hidup yang sehat.

Meski diakui, anak-anak di daerah pedalaman, sangat minim sarana dan pengetahuan. Mereka tidak pernah mengenal sebelumnya bagaimana cara hidup sehat. Kebiasaan turun-temurun dari nenek moyangnya lah yang mereka anut.

Awalnya, mereka tidak tahu tentang caranya, hingga kemudian anak-anak tersebut diajari bagaimana cara hidup sehat dan menjaga kebersihan, sehingga tidak gampang terserah penyakit.

Personel Satgas TMMD pun tak lupa mengajari anak-anak di Kp. Sach tentang cara  hidup yang sehat
Beberapa hal dan kebiasaan umum mulai ditanamkan guna mempersiapkan kemandirian mereka kelak mulai dari mencuci tangan, rajin olah raga, tidur cukup, menggosok gigi dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seperti yang dilakukan anggota satgas TMMD, Serda Hariyanto dan beberapa personel lainnya, yang memberi contoh dan mengajarkan anak-anak kampung untuk dapat hidup bersih dan sehat.

Puluhan anak-anak nampak sangat antusias mengikuti rangkaian bimbingan cara mandi yang benar dari
Serda Hariyanto yang sehari-hari selain menjadi anggota Satgas TMMD, juga sebagai  Babinsa di Kampung Sach, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

“Anak-anak ini di bawa ke sumber mata air yang tak jauh dari kampung mereka. Jaraknya kurang lebih 300 meter, di sini kami bagikan alat mandi seperti sikat dan pasta gigi serta sabun, sekaligus kami ajarkan cara pakainya,” urainya.

Hariyanto mengakui saat ini dirinya ingin memberikan bantuan dan mengajarkan kepada anak-anak cara hidup sehat yang baik dan benar demi terciptanya generasi muda yang sehat dan bersih sejak dini.

Karena, menurutnya sebagai generasi penerus yang akan menggantikan generasi saat ini, anak sebaiknya diajarkan kebiasaan menjaga kebersihan sejak dini untuk mencegah mereka dari bakteri dan kuman penyebab penyakit.

“Dan keberadaan kami disini untuk mewujudkan hal tersebut, menciptakan generasi muda yang sehat sejak dini. Dengan mengajarkan hal-hal yang menurut mereka sepele tetapi besar sekali manfaatnya. Seperti cara mencuci tangan dengan baik dan benar, menjaga kebersihan kuku dan kebersihan gigi dan mulut,” beber Hariyanto.

Diakui Hariyanto pula, minimnya fasilitas dan peralatan di kampung ini membuat banyak anak-anak dan orang dewasa pada umumnya terkena penyakit kulit dan berpotensi terkena penyakit lain jika tak menjaga kebersihan, khususnya kebersihan badan.

“Saya harap apa yang sudah saya berikan dan ajarkan kepada masyarakat Kampung Sach dapat diterapkan dan diterima dengan baik, agar anak-anak dan masyarakat di kampung ini bisa maju dan tak kalah dengan masyarakat di kampung lain,” ujar Hariyanto.

Sekretaris Kampung Sach, Albert Ibe menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada personel Satgas TMMD yang telah menunjukkan cinta kasih dan perhatian yang besar kepada anak-anak di kampung ini.

“Dengan hadirnya TMMD di kampung ini, masyarakat sangat terbantu, bahkan anak-anak pada senang karena dibelikan bola kaki oleh Satgas , sehingga mereka dapat mempergunakannya dengan baik begitu pula dengan masalah kesehatan mereka yang benar-benar diperhatikan,” pujinya.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga