Satgas TMMD – Distan Mimika Maksimalkan Potensi Kp. Bithuka

Bhituka dikenal sebagai kampung yang kaya akan hasil kebun khususnya umbi-umbian.
Share it:
Kabid P2HP Ir. Endro Dwi Pratomo M.Si membawa wanita tani dari Kampung Wonosari Jaya Distrik
Wania untuk membantu mempraktekkan langsung cara mengolah makan umbi-umbian.
Timika, Dharapos.com
Bhituka dikenal sebagai kampung yang kaya akan hasil kebun khususnya umbi-umbian.

Namun dari sisi pemanfaatannya dinilai belum maksimal, karena masih sebatas bahan pokok makanan untuk dikonsumsi dengan cara direbus atau dibakar.

Melihat potensi yang ada, Kodim 1710/Mimika melalui Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bekerja sama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan setempat khususnya Bidang pengolahan dan pemasaran hasil pertanian (P2HP) berupaya memaksimalkan potensi yang ada.

Yaitu, dengan memberikan penyuluhan tentang diversifikasi makanan lokal kepada masyarakat dan diikuti sekitar 40 orang yang sebagian besar adalah ibu-ibu tani.

Tujuan kegiatan tersebut dalam rangka memaksimalkan potensi dari hasil kebun untuk dapat dipasarkan dalam bentuk makanan lain yang menarik dan mempunyai nilai jual.

Penyuluhan dilaksanakan di Kantor Balai pertemuan Kampung Bhituka SP 13, Rabu (12/4) yang merupakan rangkaian kegiatan non fisik program TMMD KE 98 Tahun 2017.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasiter Kodim 1710/Mimika, Kapten Inf. Rustam, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Ir. Yohana Paliling, M.Si, Sekdis Stepanus Susanto, dan Kaur Pemerintahan Kampung Bhituka SP 13, Daud.

Pasiter Kodim dalam kegiatan tersebut meminta masyarakat agar fokus untuk mendengar penyuluhan dari pihak yang jarang didapat oleh masyarakat di tempat lain.

Harapannya setelah kegiatan ini masyarakat bisa mengaplikasikan langsung sehingga dapat menunjang perekonomian masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut sebagai narasumber Kabid P2HP Ir. Endro Dwi Pratomo M.Si membawa wanita
tani dari Kampung Wonosari Jaya Distrik Wania untuk membantu mempraktekkan langsung cara mengolah makan umbi-umbian.

Nungki dan kawan-kawan mengajarkan cara membuat Puding ungu dengan bahan dasar petatas ungu di padu dengan agar-agar, lobi-lobi berbahan dasar petatas dan gula merah serta kue mataroda berbahan dasar singkong dan pisang.

Endro mengakui pengetahuan tentang cara pemanfaatan hasil umbi-umbian bagi masyarakat Kampung Bhituka sangat diperlukan, mengingat umbi-umbian merupakan makanan pokok dan hasil kebun yang diperoleh dan langsung di jual ke pasar.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan penjualan hasil kebun bukan hanya bahan mentah tapi sudah bisa berkreasi dengan menjual makanan olahan," imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI yang sudah berbuat banyak untuk warga masyarakat SP 13.

"Kami dari Dinas Pertanian hadir di sini untuk membantu sesuai dengan bidang kami dan semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat " katanya.

Pantauan di lokasi kegiatan, masyarakat SP 13 sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

Wajah riang tampak terlihat di wajah ibu-ibu yang sedang mempraktekkan langsung pada kegiatan pembuatan kue olahan dari umbi-umbian.

Apresiasi pun merka berikan atas kegiatan ini sebagaimana yang disampaikan salah satu warga, Silviana Tabuni.

"Terima kasih kepada bapak tentara dan Ibu Kepala Dinas sudah datang di kampung kami, ini untuk bantu warga memberikan pelajaran yang sangat bermanfaat buat kami " tukasnya.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga