Waterpauw Belum Pastikan Maju di Pilgub 2018

Wacana yang kini beredar di Tanah Papua baik melalui media cetak maupun elektronik menyinggung soal Irjen. Pol. Paulus Waterpauw yang di gadang-gadang akan maju pada Pemilihan Gubernur setempat pada 2018 mendatang masih terus bergulir.
Share it:
Ratusan undangan terlihat hadir saat digelarnya acara bertajuk “Pamitan Kaka Besar Paulus Waterpauw
Pergi untuk Kembali”, yang berlangsung di Gedung Tongkonan, Kotaraja Rabu (26/4) 
Jayapura, Dharapos.com
Wacana yang kini beredar di Tanah Papua baik melalui media cetak maupun elektronik menyinggung soal Irjen. Pol. Paulus Waterpauw yang di gadang-gadang akan maju pada Pemilihan Gubernur setempat pada 2018 mendatang masih terus bergulir. 

Berkaitan dengan itu,  Jenderal bintang 2 yang kini menduduki pos baru di Mabes Polri ini saat dikonfirmasi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak.

“Terutama bagi mereka yang mempunyai harapan dan keinginan melihat pribadi saya dengan potensi yang dimiliki untuk kemudian meminta saya maju dalam Pemilihan Gubernur pada 2018 mendatang,” ucapnya seusai acara bertajuk “Pamitan Kaka Besar Paulus Waterpauw Pergi untuk Kembali”, Rabu (26/4).

Namun, berkaitan dengan itu, Waterpauw mengakui bahwa terlepas dari kepentingan politik wacana ini merupakan sesuatu yang wajar.

“Tetapi untuk semua itu, tentunya saya harus berbicara dengan pimpinan kemudian menunggu keputusan apa yang akan dilakukan pimpinan kepada saya,” akuinya.

Waterpauw pun mengajak masyarakat untuk sama-sama menunggu dan berdoa saja.

“Karena berbagai momen yang tumbuh saat ini, itu adalah bagian dari sebuah harapan yang tumbuh dari bawah dan tentunya menjadi perhatian dari pimpinan,” sambungnya.

Waterpauw juga menegaskan jika sampai hari ini, dirinya belum bisa mengatakan bersedia atau tidak sebab, masalah ini menurutnya terlalu dini.

"Dan sekarang saya akan melaksanakan tugas yang baru dulu," cetusnya.

Meski demikian, Waterpauw juga mengakui jika aspirasi dari masyarakat itu muncul, dirinya pun tidak bisa membendung hal itu.

“Dan saya kira kalau harapan masyarakat seperti ini tentunya pimpinan akan mempertimbangkan apa harapan masyarakat,” pangkasnya.

Sebelumnya, digelar  acara bertema “Pamitan Kaka Besar Paulus Waterpau Pergi Untuk Kembali” berlangsung di Gedung Tongkonan, Kotaraja.

Berbagai elemen masyarakat baik tokoh adat, agama, pemuda dan tokoh perempuan, bahkan Wali Kota terpilih DR. Benhur Tomi Mano, MM serta para ketua panguyuban hadir dalam acara yang berlangsung 
Rabu (26/4).

Sekedar diketahui, Irjen. Paulus Waterpauw lahir di Papua Barat tepatnya di Kota Fak-fak, 25 Oktober 1963 hingga kemudian pindah ke Surabaya saat dirinya duduk di bangku kelas 4 SD.

Di Kota Pahlawan tersebut, Waterpauw melanjutkan studinya hingga hingga kemudian berkarier di Institusi Kepolisian RI.

Tahun 2003, ia kembali ke tanah asalnya dan menjabat sebagai Kapolres Mimika selama kurun waktu dua tahun.

Hingga kemudian, dirinya dipromosikan menjadi Kapolda Papua.

Kepergian Waterpauw tentunya meninggalkan satu kenangan tersendiri bagi masyarakat di provinsi yang berada di ujung timur Indonesia ini.

Karena dia adalah satu-satunya putra asli Bumi Cendrawasih yang memimpin satu kesatuan yang tertinggi di jajaran Kepolisian Papua. 

Pantauan Dharapos.com pada acara pamitan tersebut Waterpauw terlihat berat hati sambil meneteskan air mata memberikan ucapan selamat berpisah dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukungnya selama bertugas di Papua

Di kesempatan yang sama, Ketua LMA Port Numbay, George Awi mengaku mengenal Paulus Waterpauw adalah sosok anak Papua yang berjiwa global tetapi berhati lokal.

“Papua butuh seorang pemimpin seperti dirinya,” pujinya seraya berpesan bahwa masyarakat akan tetap menunggu Paulus Waterpauw kembali untuk memimpin tanah Papua.


(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga