Wujudkan Kepedulian, TNI Bedah Rumah di Kampung Lepro

Setelah puluhan tahun menjalani hidup dalam kekurangan dengan menempati rumah kumuh akhirnya 10 keluarga di Kampung Lepro dapat menikmati hidup yang lebih layak.
Share it:
Foto bersama usai peresmian bedah rumah dan pembangunan MCK di Kp Lepro oleh Ketum Dharma Pertiwi 
Merauke, Dharapos.com
Setelah puluhan tahun menjalani hidup dalam kekurangan dengan menempati rumah kumuh akhirnya 10 keluarga di Kampung Lepro dapat menikmati hidup yang lebih layak.


Hal itu akhirnya terealisasi pasca aksi peduli yang ditunjukkan institusi TNI atas kepentingan dan kebutuhan rakyat.

Kesepuluh rumah yang telah selesai dibedah atau direnovasi Rabu (26/4) diserahkan langsung kepada warga Kampung Lepro, Kabupaten Merauke.

Rumah yang telah direnovasi ini diserahkan langsung oleh Ny. Nenny Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi Pusat kepada Ketua RT setempat.

Turut hadir Ny. Pramono Anung beserta rombongan OASE, Pangdam XVII/Cendrawasih, Danrem 174/Merauke, Danlantamal XI, Danlanud dan Kapolres setempat.

Ketua RT Kampung Lepro, Balagaize pada kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa kampung yang didirikan sekitar tahun 1960 bersama dengan rumah-rumah yang dibangun pada zaman Belanda ini dikhususkan bagi para penderita lepra (kusta, red).

Prosesi pengguntingan pita oleh Ketua Dharma Pertiwi menandai peresmian wargadi Kp. Lepro
"Rumah-rumah kami banyak yang sudah tidak layak. Seng-seng (atap-red) sudah pada bocor, namun setelah bapak-bapak tentara datang langsung rumah kami diperbaiki," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Merauke  Frederikus Gebze, SE, M. Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sumbangsih bedah rumah dengan sasaran Kp. Lepro.

"Sejarah kampung Lepro merupakan kampung yang khusus untuk orang penyakit Lepra sejak tahun 1957. Kampung ini dibangun dengan konstruksi dari peninggalan Belanda dan merupakan salah satu cagar budaya," urainya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan perlengkapan alat dapur oleh Ny. Pramono Anung dan penandatangan prasasti oleh Ny. Nennny Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum Dharma wanita.

Sekedar diketahui, kampung Lepro terdiri dari 15 rumah dan 4 diantaranya sudah rubuh. 10 telah direnovasi dan 1 lainnya akan menyusul.

Saat ini kampung Lepro  berpenghuni 315 jiwa  dari 97 kepala keluarga.

Selain merenovasi 10 rumah, telah dibuatkan MCK dan MCK umum sebanyak 5 buah dan satu buah sumur yang dimanfaatkan untuk mencuci pakaian.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga