Di Wamena, Presiden RI Jawab Kerinduan Hati Warga

Presiden RI, Joko Widodo bersama Ny. Hj. Iriana Joko Widodo mendapat sambutan hangat dari warga setibanya di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Wamena, Rabu (10/5).
Share it:
Presiden RI Joko Widodo sementara berdialog dengan warga masyarakat saat kunjungi Wamena, Papua
Wamena, Dharapos.com
Presiden  RI, Joko Widodo  bersama Ny. Hj. Iriana Joko Widodo mendapat sambutan hangat  dari  warga setibanya di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Wamena, Rabu (10/5).

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini dalam rangka untuk menyerahkan  Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia  Sehat (KIS), Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta Program Keluarga Harapan (PKH), khusus  kepada masyarakat  pada sejumlah  distrik di wilayah Kabupaten Jayawijaya.
Pria yang akrab disapa Jokowi ini langsung bergegas sekaligus menyalami  warga, yang sudah  menanti beberapa saat.

Warga pun menyambut hangat karena sesungguh mereka telah merindukan kehadiran sang Kepala  Negara.
Mantan Wali Kota Solo ini melompat ke mimbar serta  menyambar  pengeras suara, untuk sekedar menyapa warga setempat.

Jokowi  lalu mendaulat sejumlah  ibu dan anak sekolah, untuk naik ke mimbar sekaligus menggelar kuiz berhadiah sepeda. Sejumlah pertanyaan yang sangat gampang pun langsung dilontarkan.

Presiden ke-7  RI ini pun telah menyiapkan sejumlah sepeda yang di bawanya jauh-jauh dari Jakarta.

“Jika anak-anak menjawab dengan benar dapat hadiah sepeda,” cetusnya.

Alhasil, tiga  orang ibu dan 2 anak sekolah berhasil membawa pulang sepeda hadiah dari Jokowi.
Seorang pedagang  asal   Paniai dan mengadu nasib di Wamena bernama Agatha Gobay tanpa sungkan memenuhi panggilan Jokowi untuk naik diatas mimbar .

“Kami sangat bangga,  karena Bapak Presiden sudah datang ke tempat ini  untuk kesekian kalinya. Sejak menjabat pada Oktober 2014 lalu¸ Bapa Jokowi sudah empat kali berkunjung ke Papua, dan tiga kali mengunjungi Wamena.

Dia mengaku bersyukur karena  dari Presiden ke Presiden  dia tak pernah  datang  di tempat  yang terbelakang ini.

“Tapi Bapa Jokowi bisa datang ke tempat ini. Kami sangat bangga,” ucapnya.

Agatha pun pada kesempatan tersebut menyampaikan kepada Jokowi  untuk minta bantuan alat pembersih  kota.

“Apakah pemerintah pusat  bisa bantu   atau tidak,” pintanya.

Wanita paruh baya ini pun mengeluh, lantaran seorang kerabatnya yang bekerja sebagai  cleaning service di Pemkab Jayawijaya dibayar perempat bulan, padahal PNS dibayar setiap bulan.

“Kami minta perbulan harus bayar bukan empat bulan baru bayar,” bebernya.

Ia pun  menyampaikan kepada Jokowi bahwa barang-barang  kadaluwarsa masih dijual bebas.

“Saya kuatir orang tua konsumsi  makanan beracun,” lanjutnya.

Jokowi pun tekun mendengarkan dan kemudian menanggapinya.

“Ibu, staf saya sudah mencacat keluhannya,” kata Jokowi.

Sebelumnya, Presiden  Jokowi didampingi  Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH meninjau jalan di Hebema—Mumugu perbatasan Kabupaten Jayawijaya dan Nduga.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments: