Dor To Dor Jadi Strategi Pelayanan Medis Satgas TMMD di Kp. Sach

Kehidupan masyarakat secara umum yang berada di kawasan perbatasan RI - PNG kondisinya masih sangat memprihatinkan.
Share it:
Salah satu bentuk upaya pelayanan medis yang dilakukan Satgas TMMD Kodim 1702/Jayapura
dengan mendatangi warga Kampung Sach dari rumah ke ruma alias dor to dor
Keerom, Dharapos.com
Kehidupan masyarakat secara umum yang berada di kawasan perbatasan RI - PNG kondisinya masih sangat memprihatinkan.

Keprihatinan tersebut menghiasi hampir semua segi kehidupan masyarakat mulai dari kesejahteraan ekonomi, tempat tinggal, sandang, pangan hingga sisi kesehatan terhadap kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pola hidup sehat dan layak.

Kondisi ini kemudian diperparah dengan minimnya fasilitas umum seperti sekolah dan Puskesmas maupun Pustu (Puskesmas pembantu) termasuk tenaga pengajar dan tenaga kesehatan yang masih menjadi kendala hingga saat ini.

Sebagai contoh keberadaan Kampung Sach, yang saat ini menjadi sasaran TMMD ke 98 Kodim 1701/Jayapura berjarak 200 Km dari pusat kota Jayapura.

Meski akses menuju kampung tersebut sudah dibangun, tetapi mayoritas kondisi jalan mengalami rusak parah.

Kampung Sach ini juga tergolong masih sangat tertinggal, apalagi dengan letaknya jauh di pedalaman perbatasan Indonesia dan PNG.

Melihat kondisi seperti ini, Kodim 1701/Jayapura pun berkomitmen untuk membantu masyarakat Kampung
Sach dengan menjadikannya sebagai salah satu wilayah sasaran TMMD.

Dan melalui TMMD ini, dibangunkan Puskesmas pembantu, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat bakal lebih mudah dan lebih baik.

Di samping itu Satgas TMMD juga membangun beberapa unit rumah untuk warga masyarakat serta membangun jalan kampung yang tadinya berlumpur namun kini sudah bagus dan diperkeras.

Bukan itu saja, salah satu strategi Satgas TMMD dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yaitu dengan melakukan pengobatan keliling dor to dor ke rumah penduduk, sehingga apabila ada warga yang sakit bisa langsung diadakan penanganan di rumahnya masing-masing.

Langkah ini mebuat petugas kesehatan Distrik Waris, Paulus Psebo terharu karena dirinya melihat sendiri bagaimana anggota Satgas mendatangi rumah warga demi membantu masyarakat yang sakit.

“Saya di sini hanya sendiri dan melayani 7 Kampung. Jadi kami tidak bisa setiap hari berada di sini kami hanya satu atau dua kali datang dalam sebulan, karena ada banyak kampung yang harus dilayani. Tapi dengan adanya bapa-bapa TNI Satgas TMMD ini kami sangat berterima kasih telah banyak membantu warga di sini. Apalagi sekarang di Kampung Sach sudah dibangun Puskesmas pembantu, ini sangat baik dan kami berterima kasih kepada TNI, atas perhatiannya kepada Kampung ini,” ungkapnya.

Perwira pengawas TMMD Kodim 1701/Jayapura Kapten Inf. Komsa Murtoyo ketika dikonfirmasi mengakui jika memang anggota Satgas disini selain membantu pembangunan secara fisik juga non fisik serta membantu segala sesuatu yang menjadi kesulitan masyarakat.

“Warga Kampung Sach ini sangat baik menerima kami Satgas TMMD, mereka setiap hari ikut membantu bergotong-royong bersama TNI mengerjakan pekerjaan yang belum selesai. Dan itu tanpa di komando warga datang sendiri membantu,’ bebernya kagum.

Satgas juga turut melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan serta melakukan pengobatan ke rumah-rumah penduduk untuk membantu apabila ada warga masyarakat yang sakit agar langsung diobati di rumahnya masing-masing.

“Memang Pustu yang dibangun belum selesai. Tapi nanti bila Pustu sudah selesai mereka bila sakit akan berobat ke Pustu ,” tukas Komsa.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga