Hasil Musrenbangnas 2107 Diharapkan Percepat Pembangunan Papua

Pemerintah Provinsi Papua mengharapkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2017 dapat mempercepat pembangunan di provinsi paling timur Indonesia ini.
Share it:
Logo Musrembang Nasional 2017
Jakarta, Dharapos.com
Pemerintah Provinsi Papua mengharapkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2017 dapat mempercepat pembangunan di provinsi paling timur Indonesia ini.

“Sebelumnya dalam Musrenbang tingkat Provinsi Papua, kehadiran beberapa pihak dari Bappenas, kita sudah secara intens membahas terkait dengan kewilayahan, lintas kabupaten, karena kita basisnya kawasan jadi kita bahasnya per kawasan baik Mamta, Saireri, Anim Ha, Lapago dan Meepago,” urai Kepala Bappeda Provinsi Papua, DR Muhammad Musa’ad, M.Si yang turut menghadiri kegiatan Musrenbangnas di Hotel Bidakara Jakarta, pekan kemarin.

Pemprov, lanjut dia, sangat berharap, semua program yang sudah dibahas bersama di tingkat Provinsi bisa terakomodir di tingkat Musrenbangnas.

“Dalam Musrenbangnas kemarin ada ruang khusus untuk percepatan Papua, di situ kita bahas tentang semua yang kita bicarakan di Papua, itu terakomodir di program nasional, untuk menyelaraskan apa yang sudah ada,” bebernya.

Apalagi di hari kedua dan ketiga pelaksanaan Musrenbangnas, pihaknya juga membahas tentang program prioritas nasional seperti pendidikan, kesehatan, kemaritiman dan beberapa program lainnya.

“Secara spesifik kita bahas dengan pendekatan simlaras atau sistem keselarasan terhadap apa yang dibuat di kabupaten, provinsi maupun pusat,”katanya.

Termasuk yang berkaitan dengan e-proposal sebagaimana yang disampaikan oleh kabupaten/kota merujuk pada Musrenbangda tingkat provinsi.

Diakuinya, selama ini yang menjadi kendala dari Papua, ungkap Musa’ad, adalah pihaknya belum menyiapkan lokus dan dokumen pendukung, sehingga sering mengalami keterlambatan.

“Kita datang dengan tidak menyiapkan jaminan seperti jaminan tanah, kemudian lokasi tidak jelas, sehingga kami harapkan kepada teman-teman SKPD teknis dan kabupaten/kota dapat menyiapkan dokumen pendukung Musrenbangnas, karena jika program tidak ada pendukung, maka dialihkan ke daerah lain,” terangnya.

Sebelumnya, Provinsi Papua dan Papua Barat mendapat porsi pembahasan khusus dalam Musrenbangnas 2017.

Terkait 2 provinsi tersebut, sesi khusus ini akan membahas pembangunan wilayah yang menitikberatkan pada pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan, perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan, dan pengembangan ekonomi lokal.

Kemudian, infrastruktur dasar dan konektivitas, lalu mengenai hukum, kelembagaan dan tata kelola.
Hasil Musrebangnas 2017 akan dituangkan dalam rancangan akhir RKP 2018 untuk dibahas dalam sidang kabinet paripurna.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga