LIRA Ajak Pemuda Aktif Kawal Proses Pilgub Papua 2018

Meski masih setahun lagi, namun sejumlah pihak telah menyatakan kesiapannya menyambut penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pada 2018 mendatang.
Share it:
Natalis Edowai
Jayapura, Dharapos.com
Meski masih setahun lagi, namun sejumlah pihak telah menyatakan kesiapannya menyambut penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pada 2018 mendatang.

Salah satunya ditunjukkan organisasi Lumbung Inspirasi Rakyat (LIRA) Provinsi Papua dengan mengajak pemuda untuk berperan aktif mengawal proses pemilihan kepada daerah di negeri yang berada di ujung timur Indonesia ini.

Apalagi, turut digelar pula Pilkada serentak di sejumlah kabupaten di Tanah Papua

“Sebagai pemuda dan anak asli Tanah Papua, saya mau mengajak semua pemuda di atas tanah ini untuk mengawal dan mengawasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2018 – 2023 dengan baik. Apalagi kita di Papua ini untuk tahun 2018 ada juga beberapa kabupaten yang melakukan pemilihan bupati dan wakil bupati, jadi sebagai pemuda harus kita menjaga proses demokrasi ini supaya berjalan dengan baik,” imbuh Ketua Pemuda LIRA Provinsi Papua, Natalis Edowai kepada Dharapos.com di Jayapura, Jumat (19/5).

Ia menambahkan pemuda tidak hanya mengawal sistem demokrasi, tetapi harus benar-benar independen dan tidak terlibat dalam politik praktis.

Mengingat akhir-akhir ini banyak lembaga kepemudaan yang tidak lagi menjalankan visi dan misi sebagai mana organisasi kepemudaan yang sesungguhnya tetapi lebih terlibat dalam dunia politik dan dengan terang – terangan berpihak pada kandidat – kandidat tertentu.

Sebagai organisasi kepemudaan Natalis mengakui, bahwa melalui organisasi kepemudaanlah maka lahir sosok – sosok pemimpin masa depan daerah hingga bangsa, tetapi dalam menjalankan organisasi kepemudaan maka harus menjaga netralitas dan independensi seagai lembaga kepemudaan.

“Jika peran tersebut tetap dijaga maka siapapun yang menjadi pemimpin, sudah menjadi suatu kewajiban untuk melakukan pembinaan terhadap organisasi kepemudaan tanpa ada tebang pilih,” tukasnya.

Setelah Pilkada serentak gelombang kedua yang diikuti 101 daerah, baik tingkat kabupaten, kota hingga provinsi pada 15 Februari lalu, tak terasa tinggal menghitung hari pelaksanaan ajang pesta demokrasi 5 tahunan serentak gelombang ke tiga pada 2018 mendatang.

Untuk 2018, akan mengikutsertakan 171 daerah sebagai peserta Pilkada baik tingkat kabupaten, kota hingga provinsi.

Dari 171 daerah dimaksud, Provisni Papua merupakan salah satu peserta dalam Pemilihan Gubernur dan Wagub periode 2018 – 2023.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments: