Pemalsuan SK PNS Terindikasi Terjadi di BKD Papua

Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua dikejutkan dengan adanya pengaduan yang disampaikan salah satu oknum yang merasa dirugikan terkait keabsahan SK PNS Formasi 2013 yang dimilikinya.
Share it:
Ilustrasi SK Palsu
Jayapura, Dharapos.com
Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua dikejutkan dengan adanya pengaduan yang disampaikan salah satu oknum yang merasa dirugikan terkait keabsahan SK PNS Formasi 2013 yang dimilikinya.

Kedatangan yang bersangkutan ke instansi tersebut untuk mengecek kebenaran apakah SK PNS miliknya diterbitkan BKD Provinsi Papua dalam  hal ini Gubernur Provinsi Papua.

Namun ternyata setelah diperiksa, nama yang bersangkutan  tak ditemukan  di dalam aplikasi.

Terkait persoalan ini, Kepala BKD Provinsi Papua, Nicolaus  Wenda mensinyalir adanya pemalsuan SK PNS, yang diduga dilakukan oknum  di luar pemerintahan. 

Ia pun mengakui, di dalam format penerbitan SK sesuai  ketentuan namun ironisnya, pada penerbitan SK tersebut terdapat sejumlah kesalahan penulisan nama Kepala BKD, NIP dan pangkat.

“Itu mencurigakan bahwa SK itu palsu. Dan kami juga hingga kini tak mengetahui  siapa oknum yang  memalsukan SK PNS tersebut,” terang Wenda saat pelaksanaan Ujian Dinas  Tingkat I dan II di Lingkungan Pemerintah Provinsi  Papua dan Pemerintah Kabupaten Keerom di Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Rabu (3/5).

Olehnya itu, pihaknya menyampaikan kepada publik di seluruh Papua, untuk  berhati-hati  terhadap  pelbagai upaya penipuan  yang dilakukan oleh oknum-oknum  yang tak bertanggung jawab, terutama menyangkut  masalah jabatan, penempatan dalam jabatan dan pembagian  SK  PNS.

“Jika hal itu terjadi di masyarakat mohon dilaporkan kepada BKD  Provinsi Papua supaya kita bersama menyelesaikan. Jika  memang oknum  yang diduga memalsukan SK PNS tersebut, ternyata   korban mengetahui  segera melaporkan kepada  BKD Papua, untuk menyerahkan kepada pihak berwajib untuk menyelesaikan masalah ini,” imbuh Wenda.

Dijelaskanya,  pihaknya belum melaporkan kejadian ini kepada aparat penegak hukum,  lantaran belum menemukan identitas oknum yang memalsukan SK PNS tersebut.

“Saya  mau  oknumnya diketahui  terlebih dahulu,  agar kita bawa  ke pihak  berwajib. Kita akan tahu disana  siapa oknum   yang melakukannya,” tegasnya.

Terkait  promosi jabatan di Pemprov Papua, yang diduga ada oknum-oknum yang bermain, katanya,  pihaknya  mengetahui informasi tersebut. Tapi  belum mendapat informasi yang benar.

(Piet)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga