Pemkot Gelar Pelatihan Chatering - Pemangkas Rambut bagi UMKM

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindagkop dan UKM setempat menggelar pelatihan Cathering dan Pemangkas rambut bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Senin (29/5).
Share it:
Penabuhan tifa bersama menandai pembukaan pelatihan Cathering dan Pemangkas Rambut bagi UMKM
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindagkop dan UKM setempat menggelar pelatihan Cathering dan Pemangkas rambut bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Senin (29/5).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya mengelola usaha yang sukses serta memajukan usaha dan memberikan kontribusi bagi pembangunan.

Kegiatan tersebut bertempat di aula SMK Negeri 5 dan dibuka oleh Wali Kota yang di wakili Asisten Bidang Pemerintahan Umum Setda Kota Jayapura, Drs. Hanock Wambukomo.

Wali Kota dalam sambutannya mengungkapkan pelatihan ini tentunya untuk memudahkan pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya serta dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga mampu bersaing dengan daerah lain.

Pelatihan yang dilakukan tentu memberikan pengaruh  positif bagi UMKM dalam pembentukan karakter.

Sehingga diharapkan semakin kreatif dan inovatif dalam menjalankan usaha serta mampu bersaing dengan sesama pelaku ekonomi. Serta menjadikan persaingan ini sebagai motivasi dan gaya hidup untuk maju lebih baik,” harapnya.

Lanjutnya Wali Kota, UMKM adalah salah satu pilar utama perekonomian yang harus memperoleh kesempatan dalam mendapatkan dukungan perlindungan dan pengembangannya sebagai wujud keberpihakan pemerintah.

“UMKM ini merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja serta juga memberikan pelayanan ekonomi kepada masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Robert L. N. Awi, ST, MT, merincikan pelatihan tersebut dikhususkan bagi masyarakat di 10 kampung.

Peserta pelatihan
“Dari setiap kampung diikutkan satu orang yang mempunyai skill dasar untuk dilatih, dan tentu harus mencintai pekerjaan tersebut. Bahkan mereka telah diseleksi lebih dahulu untuk diberikan pelatihan tambahan, sehingga mampu mengelola usaha tersebut,” rincinya saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan.

Diharapkan pada setiap kampung ada satu orang yang berprofesi sebagai tukang cukur, agar masyarakat kampung tidak perlu lagi cukur ke kota, tapi cukup perdayakan mereka yang telah di berikan pelatihan.

“Sehingga uang yang ada tidak lagi keluar dari kampung tapi hanya berputar di kampung hingga berdampak pada adanya peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” harapnya.

Ditambahkan Awi untuk pelatihan cathering, selain dari kampung, peserta juga berasal dari ibu-ibu PKK asal kelurahan dan distrik.

“Sebagai harapan nanti, para peserta pelatihan mampu menunjang kegiatan-kegiatan di tingkat kelurahan maupun tingkat distrik lewat usaha chatering yang ada,” sambungnya.

Dengan demikian, mereka tidak lagi mencari chatering di tempat lain,tapi ibu-ibu PKK yang ada di kelurahan dan distrik bisa diperdayakan.

Untuk seluruh kegiatan pelatihan yang dilakukan Dinas Perindagkop juga diperkuat dengan modal dan sumber daya manusia.

“Selain itu dilakukan bimbingan selama satu tahun, dan dalam perjalanan satu tahun berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan perkembangan yang bagus maka di tahun berikut kami akan memberikan bantuan lagi dan pendampingan,” cetusnya.

Ketua Panitia Jeani O. M. Neroukou merincikan peserta pada kegiatan pelatihan catering sebanyak 20 orang yang berasal dari 3 distrik masing-masing Distrik Jayapura Utara (6), Jayapura Selatan (6) dan Abepura sebanyak 8 orang.

Sedangkan kegiatan pelatihan pangkas rambut sebanyak 10 orang yang terdiri dari 5 distrik masing-masing distrik berwakil 2 orang.

Pembukaan di tandai dengan penabuhan tifa.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga